Ancam Kedaulatan Pangan, Sekda Jateng Soroti Alih Fungsi Lahan Sawah Produktif

JATENG.AKURAT.CO, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta semua pihak untuk berkomitmen melindungi lahan sawah.
Ia menegaskan, perlindungan ini sangat krusial untuk menopang ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pembukaan Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (Jamnas I Jatam) di Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo), Sabtu (20/9).
Meskipun beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah memiliki Perda, Sumarno menyoroti ancaman alih fungsi lahan yang terus mengintai.
“Sawah-sawah yang kita miliki harus benar-benar dijaga. Ini bukan hanya soal pertanian, tetapi menyangkut keberlanjutan pangan kita bersama,” ujarnya.
Baca Juga: Tavares Keluhkan Kondisi Tim, PSM Makassar Dibelit Masalah Finansial Jelang Lawan Persija
Selain lahan, Sumarno juga menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya air.
Ia mengapresiasi Muhammadiyah yang peduli pada sektor pertanian, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM petani melalui Jatam.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa Muhammadiyah mendukung penuh swasembada pangan.
Sejak tahun 2010, mereka telah menggarap program pertanian mulai dari perbenihan, irigasi, hingga distribusi.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, berjanji akan menyederhanakan penyaluran pupuk dan bantuan pertanian agar lebih cepat sampai ke kelompok tani (gapoktan).
"Prinsip kami sederhana: makin cepat makin bagus. Efisiensi anggaran diarahkan ke prioritas seperti irigasi, jalan usaha tani, dan perbaikan sarana,” tegasnya.
Jamnas I Jatam diikuti lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia dan akan berlangsung hingga 21 September di Gombong dan Kebumen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat



