Head-to-Head Indonesia vs Tiongkok: Garuda Bertekad Putus Dominasi Tiongkok di Kualifikasi Piala Dunia 2026

JATENG.AKURAT.CO, Timnas Indonesia akan melakoni laga krusial kontra Tiongkok dalam pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia AFC™ - Road to 2026 pada hari Kamis (5/6).
Pertarungan blockbuster ini akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 20:45 WIB, dengan tiket menuju babak playoff Piala Dunia 2026 menjadi taruhan utama.
Indonesia masih memiliki peluang, meski tipis, untuk lolos otomatis ke Piala Dunia tahun depan.
Sementara itu, Tiongkok sangat membutuhkan tiga poin untuk menjaga asa melaju ke babak playoff, di mana dua tiket tambahan ke turnamen global akan diperebutkan.
Pratinjau Pertandingan: Motivasi Berbeda, Tuan Rumah Bertekad Balas Dendam
Debut Indonesia di babak kualifikasi ini patut diacungi jempol. Skuad Garuda mampu bersaing ketat dengan lawan-lawan yang peringkatnya jauh lebih tinggi.
Selain kemenangan mengejutkan atas Arab Saudi dan Bahrain, Indonesia juga berhasil menahan imbang kedua tim tersebut, serta Australia.
Kini, pasukan Merah Putih berharap dapat memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri melawan Tiongkok.
Pelatih Patrick Kluivert, yang menggantikan Shin Tae-yong, mengungkapkan kebanggaannya atas bagaimana timnya bangkit untuk mengalahkan Bahrain setelah kekalahan telak 5-1 dari Australia pada Matchday Ketujuh.
Baca Juga: Preview Kualifikasi Piala Dunia: Australia vs Jepang, Socceroos Berambisi Lolos Otomatis
Pelatih asal Belanda itu berharap melihat performa serupa saat menghadapi Tiongkok.
Dari segi statistik, Indonesia berada di posisi keempat Grup C dengan 9 poin. Mereka mencatatkan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Lini serang Indonesia juga menunjukkan peningkatan, dengan Ole Romeny dan Ramadhan Sananta menjadi pencetak gol utama, didukung oleh kontribusi dari gelandang seperti Marselino Ferdinan dan Thom Haye. Namun, pekerjaan rumah di lini belakang masih menjadi perhatian utama.
Tiongkok
Di sisi lain, tim asuhan Branko Ivankovic, Tiongkok, mengalami kampanye yang mengecewakan. Harapan mereka untuk lolos otomatis ke Piala Dunia sudah pupus.
Posisi playoff pun tidak sepenuhnya berada di tangan mereka, karena dengan enam poin, mereka tertinggal tiga poin dari Indonesia yang menempati posisi keempat.
Meskipun demikian, Tiongkok berhasil memenangkan pertemuan sebelumnya di kandang mereka dengan skor 2-1 pada Oktober 2024.
Ivankovic berharap timnya dapat menunjukkan performa serupa di SUGBK yang akan dipenuhi suporter tuan rumah. Tiongkok memiliki rekor kebobolan terbanyak di Grup C (19 gol) dan produktivitas gol yang rendah (6 gol).
Rekor Pertemuan: Tantangan Sejarah Bagi Indonesia
Secara head-to-head, Indonesia memiliki catatan kurang memuaskan melawan Tiongkok.
Dalam 38 tahun terakhir, atau hampir empat dekade, Tim Merah Putih belum pernah meraih kemenangan atas Tiongkok di ajang resmi maupun persahabatan.
Kemenangan terakhir tercatat pada 20 Februari 1987 di ajang King's Cup. Pertemuan terakhir pada Oktober 2024 lalu juga berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Indonesia.
Namun, momentum kemenangan terakhir atas Bahrain dan dukungan penuh dari suporter di SUGBK diharapkan dapat memutus rekor buruk ini dan memperkuat posisi Indonesia di klasemen Grup C.
Laga ini bukan hanya pertarungan tiga poin, tetapi juga kesempatan untuk membalas dendam dan menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






