Jateng

PSS Sleman Terkena Hukuman Berat Pasca Laga Kontra Persija Jakarta

Afri Rismoko | 26 Mei 2025, 18:05 WIB
PSS Sleman Terkena Hukuman Berat Pasca Laga Kontra Persija Jakarta

JATENG.AKURAT.CO, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan sanksi berat kepada Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSS Sleman dan Klub PSS Sleman menyusul insiden kericuhan yang terjadi saat laga BRI Liga 1 2024/2025 antara PSS Sleman vs Persija Jakarta pada 17 Mei 2025 lalu.

PSS Sleman harus menanggung denda ratusan juta Rupiah dan larangan menggelar pertandingan dengan penonton.

Pelanggaran Serius dan Hukuman Tegas untuk Panpel

Panpel PSS Sleman terbukti melakukan beberapa pelanggaran serius selama pertandingan tersebut.

Insiden seperti pelemparan kemasan air minum, penggunaan smoke bomb yang mengenai perangkat pertandingan, serta penyalaan flare dan petasan dalam jumlah besar yang menyebabkan sesak napas bagi banyak penonton hingga membutuhkan penanganan medis dan rujukan ke rumah sakit, menjadi poin utama pelanggaran.

Baca Juga: Final Liga 4 2024-2025, Duel Persika Karanganyar vs Tri Brata Rafflesia FC Penentu Juara dan Top Skor

Selain itu, keributan di luar stadion yang mengakibatkan korban luka juga menjadi catatan buruk.

Atas pelanggaran ini, Panpel PSS Sleman dijatuhi hukuman dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak dua pertandingan kandang pada kompetisi yang diikuti di tahun 2025/2026.

Tak hanya itu, Panpel juga harus membayar denda sebesar Rp 270.000.000,- (dua ratus tujuh puluh juta Rupiah).

Tak berhenti di situ, Panpel PSS Sleman juga dikenakan denda tambahan sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta Rupiah) karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta di pertandingan tersebut.

Klub PSS Sleman sendiri tidak luput dari sanksi. Komdis PSSI memberikan teguran keras kepada PSS Sleman terkait pemasangan spanduk bertuliskan pesan provokatif yang dilakukan oleh penonton PSS Sleman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A