Bikin Kaget! Legenda Crystal Palace Tiba-Tiba Main di Liga Amerika! Ada Apa? Profil Singkat Wilfried Zaha

JATENG.AKURAT.CO, Para penggemar Liga Inggris, khususnya pendukung setia Crystal Palace, pasti tak asing dengan nama Wilfried Zaha.
Winger lincah yang selama lebih dari satu dekade menjadi ikon The Eagles ini tiba-tiba muncul di kompetisi yang mungkin tak banyak diikuti: Major League Soccer (MLS)! Apa yang sebenarnya terjadi dengan legenda Pantai Gading ini?
Saat ini, pemain berusia 32 tahun itu bermain untuk klub MLS, Charlotte FC, dengan status pinjaman dari klub Turki, Galatasaray. Kepindahan ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan.
Mengapa Zaha, yang dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Pantai Gading dan legenda Crystal Palace, memilih untuk melanjutkan kariernya di Amerika Serikat?
Zaha sendiri memulai karier profesionalnya pada tahun 2010 di Liga Primer Inggris dan telah mencatatkan namanya di antara para penyerang elit yang pernah bermain di kompetisi tertinggi Inggris tersebut.
Debutnya di MLS terjadi pada 1 Maret lalu, dan ia langsung mencetak gol saat melawan Atlanta United di depan 51.002 penggemar!
Menariknya, Smith Zaha, mantan pemain sayap Crystal Palace, juga menjadi bagian dari tim Charlotte FC.
Kehadiran keduanya tentu menimbulkan spekulasi menarik di kalangan penggemar.
Zaha dipinjamkan oleh Galatasaray, dan Dean Smith, pelatih Charlotte FC, melihatnya sebagai tambahan amunisi yang berharga.
Dalam pertandingan debutnya, Zaha menunjukkan kontribusi yang signifikan.
Ia melakukan tekanan yang sangat baik di kotak penalti lawan, yang akhirnya berujung pada gol pembuka yang dicetak oleh Pep Biel. Performa Zaha di laga pertamanya untuk Charlotte FC sangat efektif.
Sebelum hijrah ke MLS, Zaha telah mencatatkan lebih dari 300 penampilan di Liga Primer Inggris.
Ia juga pernah meraih gelar FA Community Shield bersama Manchester United pada tahun 2013.
Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi sosok yang sangat konsisten bagi Crystal Palace, memberikan kontribusi besar bagi kesuksesan klub tersebut di sepak bola Inggris.
Zaha dikenal dengan kecepatannya yang eksplosif, kemampuan dribbling yang luar biasa, dan etos kerja yang tanpa kompromi.
Mari kita kenali lebih dekat sosok Wilfried Zaha melalui biodata singkatnya:
Profil Singkat Wilfried Zaha
Nama Lengkap: Dazet Wilfried Armel Zaha
Tanggal Lahir: 10 November 1992
Tempat Lahir: Abidjan, Pantai Gading
Kewarganegaraan: Pantai Gading
Tinggi Badan: 1.82 meter
Klub Saat Ini: Charlotte FC (pinjaman), Galatasaray, Timnas Pantai Gading
Posisi: Winger, Penyerang
Debut Senior: 2010
Nomor Punggung: 10
Kekayaan Bersih: £40 juta (perkiraan)
Agen: Tidak Diketahui
Gaji Tahunan: £1.3 juta (di Charlotte FC, perkiraan), £6.9 juta (di Galatasaray)
Jumlah Pengikut Instagram: 2 Juta
Kekayaan Bersih dan Gaji: Penghasilan Menggiurkan di Liga Inggris
Sebagian besar kariernya dihabiskan di Liga Primer Inggris, bermain untuk klub-klub besar seperti Crystal Palace dan Manchester United.
Dengan gaji yang selalu menggiurkan, kekayaan bersih Zaha diperkirakan mencapai £40 juta pada tahun 2025.
Saat ini, ia bermain sebagai penyerang di Charlotte FC hingga tahun 2026 sesuai dengan kontrak pinjamannya. Informasi pasti mengenai gajinya di klub MLS tersebut belum diketahui.
Namun, saat membela Galatasaray di Liga Super Turki, gaji tahunannya mencapai £6.9 juta.
Endorsemen dan Iklan: Wajah dari Brand Pakaian Denmark
Informasi mengenai brand endorsement dan kesepakatan sponsor yang terkait dengan Wilfried Zaha tidak banyak tersedia untuk umum.
Namun, penyerang sayap kanan ini pernah menjadi poster boy untuk merek pakaian Denmark, Hummel, pada tahun 2020.
Keluarga dan Sang Istri: Kehidupan Pribadi yang Harmonis
Wilfried Zaha lahir dalam keluarga kelas bawah di Abidjan, Pantai Gading.
Ayahnya, Tiende Zaha, memberikan segalanya agar putranya dapat mengejar mimpinya menjadi pesepak bola, meskipun dalam kondisi ekonomi yang sulit.
Mantan penyerang Crystal Palace ini menikah dengan Paige Bannister, dan keduanya telah dikaruniai dua orang anak.
Masa Kecil: Tumbuh di Inggris dan Mengasah Bakat di Jalanan
Bintang Liga Primer Inggris ini lahir di Pantai Gading, namun keluarganya beremigrasi ke Inggris ketika ia baru berusia empat tahun.
Zaha tumbuh besar dalam keluarga besar bersama sepupu-sepupunya dan mengembangkan minat yang besar pada sepak bola sejak usia muda.
Ia bersekolah di Selsdon High School dan menemukan platform yang tepat untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya dalam bermain sepak bola.
Sebelum menarik perhatian scout Crystal Palace, Zaha sering bermain sepak bola di jalanan dan taman di lingkungannya.
Pada tahun 2004, The Eagles membawanya ke akademi muda mereka, di mana ia mulai menjelajahi dunia sepak bola yang belum dipetakan.
Perjalanan Karier Klub: Dari Akademi Hingga Liga Amerika
2010: Setelah menghabiskan enam tahun di akademi muda, Wilfried Zaha melakukan debut profesionalnya untuk Crystal Palace pada usia 17 tahun melawan Cardiff City.
Kecepatan eksplosif dan teknik mencetak golnya membuatnya mendapatkan kontrak senior dengan klub Liga Primer tersebut.
Bakat dan visi bermainnya yang luar biasa dengan cepat memainkan peran besar dalam kenaikannya yang pesat di jajaran Crystal Palace, menarik minat transfer dari klub-klub seperti Manchester United dan Liverpool.
2013: Setelah tiga tahun membela klub Championship dan mengembangkan kemampuannya di level tertinggi, Zaha bergabung dengan Manchester United dengan biaya transfer £10 juta. Ia memenangkan FA Community Shield, gelar mayor pertamanya, pada tahun 2013.
2015: Di skuad Manchester United yang penuh dengan pemain bintang dan elit, Zaha tidak mendapatkan cukup ruang dan waktu untuk berkembang.
Akibatnya, ia kembali ke Crystal Palace dengan biaya transfer yang tidak diungkapkan, namun diperkirakan sekitar £6 juta. Ia mencatatkan lebih dari 290 penampilan untuk The Eagles hingga tahun 2023.
2023-25: Setelah mengukuhkan warisannya di Crystal Palace dan tampil dalam lebih dari 450 pertandingan untuk klub Inggris tersebut, Wilfried Zaha bergabung dengan klub Liga Super Turki, Galatasaray.
Ia juga melakukan debut Liga Champions bersama klub tersebut melawan Copenhagen. Gol pertamanya di UCL tercipta saat melawan mantan klubnya, Manchester United, di Old Trafford.
Setelah menghabiskan satu tahun di Lyon dengan status pinjaman, Zaha kini kembali menjalani masa pinjaman di Charlotte FC dan baru-baru ini melakukan debut di MLS serta mencetak gol pertamanya di kompetisi tersebut.
Karier Internasional: Memilih Membela Tanah Kelahiran
Wilfried Zaha memulai karier internasionalnya bersama timnas Inggris di level junior. Namun, ia kemudian beralih membela negara kelahirannya, Pantai Gading, pada tahun 2016.
Sejak saat itu, penyerang elit ini menjadi pilar kekuatan serangan timnas Pantai Gading, tampil dalam beberapa turnamen internasional besar termasuk Piala Afrika.
Gelar dan Penghargaan Wilfried Zaha
- FA Community Shield (2013)
- Süper Lig (2023-24)
- Piala Super Turki (2023)
- PFA Team of the Year (2012-13 Championship)
- Crystal Palace Player of the Year (2015-16, 2016-17, 2017-18)
- Premier League Player of the Month (April 2018)
- Premier League Goal of the Month (Februari 2022)
Kepindahan Wilfried Zaha ke MLS tentu menjadi kejutan bagi banyak penggemar sepak bola.
Namun, ini bisa menjadi babak baru yang menarik dalam kariernya. Kita nantikan saja bagaimana kiprah legenda Crystal Palace ini di kompetisi Amerika Serikat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










