Imran Nahumarury Ungkap Taktik Sabar Bawa Malut United Hancurkan PSIS

JATENG.AKURAT.CO, Pelatih Malut United, Imran Nahumarury, mengungkapkan bahwa kesabaran menjadi kunci utama dalam kemenangan telak 5-1 timnya atas PSIS Semarang pada lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (16/5/2025) malam.
Imran menjelaskan bahwa para pemainnya sempat kesulitan menembus pertahanan PSIS di awal laga.
Namun, ia terus mengingatkan anak asuhnya untuk bermain lebih tenang dan sabar dalam membangun serangan.
"Saya ingatkan pemain untuk bermain lebih sabar. PSIS menurunkan banyak pemain muda yang bagus. Saya katakan bahwa kemenangan ini tidak mudah," ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Baca Juga: Pelatih PSIS Tak Salahkan Isu Gaji! Akui Malut United Lebih Unggul Taktik
Strategi kesabaran ini terbukti efektif. Malut United berhasil mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran dari 16 percobaan, dengan lima di antaranya berbuah gol melalui hattrick Yance Sayuri, serta masing-masing satu gol dari Chechu Meneses dan Diego Martinez.
Gol hiburan PSIS tercipta akibat gol bunuh diri Safrudin Tahar.
Selain pesta gol, pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi gelandang kelahiran Tidore, Riki Togubu.
Imran memberikan debut profesional kepada pemain yang akrab disapa Khoda tersebut dengan memasukkannya menggantikan Sonny Norde pada menit ke-84.
"Keputusan saya menurunkan Khoda bukan karena dia putra daerah, tetapi saya sudah menyiapkannya sejak beberapa hari terakhir. Dia punya kualitas dan layak diberikan kesempatan," tegas Imran.
Namun, kemenangan Malut United ternoda oleh kartu merah yang diterima Chechu Meneses pada menit ke-81 akibat akumulasi kartu kuning.
Absennya bek asal Spanyol ini dipastikan akan menjadi kerugian saat Malut United bertandang ke markas Persija Jakarta di laga terakhir.
Meski demikian, Imran mengaku telah menyiapkan berbagai opsi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Chechu.
Kartu merah Chechu juga menjadi salah satu poin evaluasi bagi tim pelatih.
"Konsentrasi masih menjadi kelemahan kami. Kartu merah Chechu dan kebobolan pada menit akhir menjadi catatan yang akan terus kami perbaiki," kata Imran.
Di sisi lain, pelatih PSIS Semarang, Muhammad Ridwan, mengakui keunggulan Malut United dalam pertandingan tersebut.
"Malut United berhak untuk memenangkan pertandingan. Mereka mendominasi serangan dan mampu menciptakan peluang dan memanfaatkannya dengan sangat baik," ucap Ridwan.
Tambahan tiga poin membawa Malut United naik ke peringkat tiga klasemen sementara Liga 1 dengan 56 poin, melangkahi Persebaya Surabaya.
Laskar Kie Raha akan menutup musim dengan laga tandang melawan Persija Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'






