Jateng

Alessandro Circati: Atmosfer Panas di SUGBK Bakar Semangat Socceroos untuk Bangkit

Afri Rismoko | 10 September 2024, 08:29 WIB
Alessandro Circati: Atmosfer Panas di SUGBK Bakar Semangat Socceroos untuk Bangkit

AKURAT.CO, Bek Subway Socceroos, Alessandro Circati, menyatakan bahwa ia sangat menantikan tantangan yang akan dihadapi di Jakarta pada Selasa malam dan percaya bahwa atmosfer pertandingan akan memicu semangat tim.

Australia melanjutkan kampanye Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 melawan Indonesia, dengan lebih dari 75.000 penggemar diperkirakan hadir di Stadion Gelora Bung Karno.

Meski kalah 1-0 dari Bahrain di laga sebelumnya, Socceroos berlatih keras dan fokus penuh untuk bangkit.

Circati tampil mengesankan dalam posisi baru sebagai bek kanan dengan ketenangannya, menunjukkan kedewasaan di luar usianya yang baru 20 tahun.

Baca Juga: Australia Tantang Indonesia, Graham Arnold Siapkan Strategi Baru Pasca Kekalahan, Indonesia Siap Berikan Perlawanan Sengit

"Ini pertandingan baru, berbeda. Kami akan masuk dengan pikiran yang bebas dan terus meningkatkan permainan. Saya berharap kami bisa lebih kreatif, lebih berani dalam menyerang, dan mengambil lebih banyak risiko untuk menciptakan peluang mencetak gol."

Formasi Indonesia
"Kami melihat mereka bermain dalam formasi 5-4-1, dengan beberapa pemain cepat yang mencoba menyerang balik. Kami harus memastikan itu tidak terjadi besok. Kami akan mencoba menemukan ruang dan memaksa mereka bermain di area yang tidak nyaman."

Perbedaan Persiapan di Indonesia dan Gold Coast
"Sangat panas dan lembap di Indonesia. Kami sudah punya beberapa hari untuk beradaptasi. Kami siap dan sudah menjalani dua sesi latihan berkualitas."

Bermain sebagai Bek Kanan
"Jika Arnie (pelatih) memainkanku sebagai bek kanan, itu akan lebih ofensif, mungkin menyerang di sayap. Saya pernah bermain bek kanan di tim muda Parma, jadi tidak masalah bagi saya."

Atmosfer 'Hostile' di Stadion Gelora Bung Karno
"Saya pikir atmosfer seperti ini justru memicu semangat. Saya tidak melihatnya sebagai hal yang 'hostile'. Ini memompa semangat saya, membuat saya ingin menang lebih banyak lagi. 70.000 penonton tidak akan memengaruhi cara saya bermain."

Kreativitas Tim
"Kami punya banyak pemain kreatif. Kami hanya perlu memberi mereka kepercayaan diri untuk mengambil risiko dan menciptakan peluang mencetak gol."

Tentang Kualifikasi
"Di babak kualifikasi sebelumnya, Jepang kalah di dua laga awal, jadi saya rasa ini bukan masalah hidup dan mati. Kami harus fokus dan bermain maksimal melawan tim-tim besar."

Pengalaman Bertemu Fans Parma di Indonesia
"Sangat luar biasa menerima cinta dari fans di sini. Sekitar 20-30 penggemar Parma datang ke sesi latihan kami dengan perlengkapan mereka. Ini kenangan yang tak terlupakan bagi saya."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A