Sejarah Stadion Sultan Agung Bantul, Kandang Baru Barito Putera Bersama RANS Nusantara Hingga Akhir Musim Liga 1 2023/24

AKURAT.CO, Sejarah Stadion Sultan Agung Bantul, Kandang Baru Barito Putera Bersama RANS Nusantara Hingga Akhir Musim Liga 1 2023/24
Barito Putera secara resmi memindahkan home base dari stadion Demang Lehman, yang saat ini tengah direnovasi ke Stadion Sultan Agung Bantul DIY.
Mulai laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/24, PS Barito Putera pun resmi menjadi tim musafir dan berhome base di Stadion Sultan Agung di Bantul sampai akhir musim ini.
Lalu seperti apa Stadion Sultan Agung Bantul? Apa sebabnya manajemen Barito Putera memilih Stadion Sultan Agung Bantul menjadi kandang?
Mengingat saat ini Stadion Sultan Agung Bantul juga digunakan klub Liga 1 RANS Nusantara sebagai home base
Berikut ini sejarah hingga fasilitas yang ada di Stadion Sultan Agung Bantul
Stadion Sultan Agung Bantul, sebuah nama yang mengilhami semangat dan kebanggaan bagi pecinta sepak bola dan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dibangun pada tahun 2004 dan diresmikan tiga tahun kemudian oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, stadion ini tidak hanya menjadi tempat untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi saksi bisu bagi sejumlah pertandingan bersejarah dalam jagat sepak bola Indonesia.
Stadion ini terletak di Pacar Sewon, Jalan Sultan Agung, Ponggok II, Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan kapasitas sekitar 30.000 penonton, stadion ini telah menjadi markas bagi beberapa klub sepak bola di Jogja, termasuk Persiba Bantul.
Keberadaannya bukan hanya sekadar arena pertandingan, tetapi juga pusat kegiatan olahraga dan rekreasi bagi masyarakat sekitarnya.
Pembangunan stadion ini dimulai dengan tujuan mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY pada tahun 2007.
Dengan standar FIFA untuk lapangan sepak bola, lintasan atletik, dan tribun tertutup di sisi barat, stadion ini memenuhi persyaratan untuk menjadi tempat digelarnya pertandingan olahraga yang berkualitas.
Salah satu fitur unggulan dari Stadion Sultan Agung Bantul adalah sistem drainase bawah permukaan yang menjaga kehijauan dan kualitas rumput lapangan.
Hal ini menjadikan stadion ini tetap terawat dengan baik sehingga dapat digunakan secara optimal oleh para atlet.
Tidak hanya menjadi tempat untuk pertandingan sepak bola, stadion ini juga memiliki fasilitas penunjang lainnya.
Tribun dilengkapi dengan atap untuk melindungi penonton dari terik matahari atau guyuran hujan.
Fasilitas lain termasuk lampu penerangan, area tamu VVIP, dan lapangan bola yang menjadi tempat latihan bagi atlet.
Di sekitar stadion, terdapat juga berbagai fasilitas olahraga lainnya seperti arena pacuan kuda, trek untuk balap sepatu roda, lapangan tenis, dan area untuk belajar mengemudi mobil.
Semua ini menjadikan Stadion Sultan Agung Bantul bukan hanya sebagai tempat pertandingan, tetapi juga pusat kegiatan olahraga yang mendukung gaya hidup sehat dan aktif bagi masyarakat sekitarnya.
Meskipun kini menjadi tuan rumah sementara bagi beberapa klub Liga 1 Indonesia, Stadion Sultan Agung Bantul tetap menjaga keanggunan dan kemegahannya sebagai salah satu stadion bersejarah yang membanggakan bagi warga Jogja dan Indonesia pada umumnya.
Sejarahnya yang kaya dan fasilitasnya yang lengkap menjadikannya sebagai tempat yang layak untuk membangkitkan semangat olahraga dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







