Organisasi Pesepakbola Global FIFPRO Laporkan Kalteng Putra ke FIFA: Ancaman Sanksi Serius atas Pelanggaran Hak Pemain

AKURAT.CO, FIFPRO, organisasi global yang mewakili pemain sepak bola profesional, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap 29 pemain sepak bola dari klub Liga 2 Indonesia, Kalteng Putra, yang saat ini menghadapi situasi buruk akibat perilaku manajemen klub mereka.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 31 Januari 2024, FIFPRO menyerukan intervensi darurat dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk menyelesaikan masalah pembayaran gaji yang belum dibayar dan menghentikan praktik tidak hormat yang dilakukan oleh klub tersebut.
Masalah ini mencapai puncaknya akhir pekan lalu, ketika para pemain menolak untuk bermain dalam pertandingan putaran kelima play-off Liga 2 karena mereka belum menerima gaji mereka.
Baca Juga: Sanksi Tak Terduga: Ballboy PSCS Cilacap Kena Denda Rp. 37,5 Juta
Langkah ini diambil setelah berbagai upaya lain untuk menyelesaikan masalah ini gagal, termasuk ketika para pemain tidak dapat bertemu dengan pemilik klub dan manajemen klub gagal memenuhi janji yang telah dibuat seminggu sebelumnya.
Para pemain, yang sebelumnya juga sempat menolak bermain dalam pertandingan putaran keempat namun mengubah keputusan mereka setelah janji manajemen untuk segera membayar tunggakan gaji, merasa terpaksa mengambil langkah drastis ini.
Lebih buruk lagi, setelah mereka mengumumkan tidak akan bermain, klub meminta mereka untuk pergi "demi alasan keamanan dan keselamatan".
Baca Juga: Persipa Pati Dihukum Tutup Tribun dan Denda Rp 12,5 Juta oleh PSSI Pasca Keributan Suporter
Para pemain juga mengalami intimidasi ketika orang tidak dikenal mendatangi asrama mereka di tengah malam dan menuntut mereka untuk bermain.
FIFPRO mengecam tindakan manajemen Kalteng Putra yang tidak hanya mengabaikan kontrak pemain dengan tidak membayar gaji, tetapi juga menekan pemain dengan cara intimidasi melalui prosedur pidana.
Strategi ini sebelumnya telah digunakan di Indonesia dan telah dihukum oleh FIFA.
FIFPRO telah memberitahukan FIFA tentang masalah ini dan mendesak PSSI untuk segera mengintervensi situasi ini agar para pemain Kalteng Putra mendapatkan hak-hak dasar mereka sebagai karyawan dan menerima gaji yang seharusnya mereka terima.
Sebelumnya, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) telah merilis sebuah pernyataan pers terkait dengan isu penunggakan gaji di klub Kalteng Putra. APPI menyoroti bahwa klub belum menyelesaikan kewajiban pembayaran gaji pemain sesuai dengan keputusan NDRC.
APPI juga menyampaikan kekecewaan atas laporan polisi yang diajukan oleh klub terhadap para pemainnya dan menekankan bahwa masalah internal seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang ada di dalam sepakbola Indonesia dan FIFA.
APPI mendesak penyelesaian masalah ini mengingat hak-hak pemain yang tertunda.
Dalam rilis pers, APPI mengungkapkan keterlambatan pembayaran gaji selama 1-2 bulan dan kurangnya respons positif dari manajemen klub meskipun telah ada upaya komunikasi dari para pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Kapolda Jateng Tegas: Tak Ada Ampun bagi Polisi yang Bekingi Kejahatan








