Jateng

Ada yang Tak Biasa pada Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Rembang

Muhammad Husni Mushonifi | 17 Agustus 2026, 11:42 WIB
Ada yang Tak Biasa pada Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Rembang

JATENG.AKURAT.CO, Ada yang tak biasa dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Senin (17/8/2026). 

Usai upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Baciropeni, Desa Losari, peserta dan masyarakat disuguhi sejumlah pertunjukan seni yang mengangkat kekayaan budaya lokal.

Selain Grup Tari Sekar Jagad dari SMK Negeri 1 Rembang, hiburan rakyat juga diisi pertunjukan klotekan lesung yang dibawakan Grup BUDA SARI dari Setana Buda, Desa Sumampir.

Upacara diikuti unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat. Pengibaran Sang Merah Putih berlangsung penuh penghormatan dalam suasana sederhana.

Penampilan Tari Sekar Jagad menjadi salah satu hiburan yang menarik perhatian peserta. Keterlibatan pelajar dalam pertunjukan seni tersebut sekaligus menunjukkan peran generasi muda dalam menjaga dan mengenalkan budaya di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, pertunjukan klotekan lesung dari Grup BUDA SARI menghadirkan nuansa tradisional yang berbeda. Ketukan lesung dan alu yang dimainkan secara bersama menghasilkan irama khas yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan.

Klotekan lesung sendiri menggunakan lesung dan alu, peralatan masyarakat tempo dulu yang digunakan untuk menumbuk padi. Kesenian tersebut kini semakin jarang ditemui sehingga kehadirannya dalam peringatan kemerdekaan menjadi salah satu upaya mengenalkan kembali tradisi lokal kepada generasi muda.

Camat Rembang, Nur Azizah Erlita mengatakan bahwa kemerdekaan tidak harus selalu dirayakan secara berlebihan. Kesederhanaan, menurutnya, justru dapat menghadirkan perayaan yang lebih dekat dengan masyarakat.

 “Kemerdekaan tidak selalu soal seberapa meriah kita merayakannya. Yang terpenting bagaimana kita tetap menghargai perjuangan para pendahulu, menjaga kebersamaan, dan selalu untuk masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat tetap saling peduli di tengah kondisi yang beragam.

“Tentunya dalam kondisi saat ini, mari kita rayakan dengan sederhana dan tetap saling peduli,” pesannya.

Pelestarian budaya, lanjutnya, juga merupakan bagian dari mengisi kemerdekaan. Tradisi yang diwariskan para pendahulu perlu terus diberi ruang agar tetap dikenal, dirawat, dan dicintai generasi berikutnya.

Peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Rembang pun menghadirkan makna kemerdekaan dalam bentuk yang sederhana. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.