PMI Jawa Tengah Perkuat Tata Kelola dan Perizinan Operasional UDD melalui Rakor UPD Se-Jawa Tengah

JATENG.AKURAT.CO, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bidang Pelayanan Donor Darah PMI se-Jawa Tengah pada 4–5 Juni 2026 di Bandungan, Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala UDD (Unit Donor Darah) PMI kabupaten/kota se-Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi, pemenuhan standar pelayanan, serta percepatan pemenuhan perizinan operasional UDD sesuai regulasi terbaru.
Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin, yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran PMI yang selama ini berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
“PMI Jawa Tengah memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Selain mampu memenuhi kebutuhan darah masyarakat, sejumlah UDD PMI di Jawa Tengah juga telah menunjukkan prestasi melalui pencapaian sertifikasi CPOB dan akreditasi. Ke depan, tata kelola organisasi, profesionalisme pelayanan, dan kepercayaan masyarakat harus terus diperkuat,” ungkapnya.
Rakor juga dihadiri dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yang memberikan pemahaman komprehensif terkait perubahan regulasi perizinan, standar Unit Pengelola Darah, akreditasi, serta implementasi tata kelola pelayanan darah yang sesuai dengan ketentuan nasional.
Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menegaskan bahwa pelayanan darah merupakan salah satu tugas kemanusiaan strategis PMI yang harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan sesuai standar yang berlaku.
“Melalui rakor ini kami ingin memastikan seluruh UDD PMI di Jawa Tengah memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi terbaru, khususnya terkait perizinan operasional, standar mutu, dan tata kelola organisasi. Kepatuhan terhadap regulasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab PMI dalam menjamin keamanan dan mutu pelayanan darah bagi masyarakat,” ujar Sarwa Pramana.
Menurutnya, PMI Jawa Tengah terus mendorong seluruh UDD PMI kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola organisasi agar mampu menjawab tantangan pelayanan darah yang semakin kompleks.
Kepala UDD PMI Provinsi Jawa Tengah, dr. Okty Prahalanitya, Sp.PK, MARS, M.Biomed, menambahkan bahwa rakor ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi seluruh UDD PMI dalam menghadapi perubahan regulasi dan peningkatan standar pelayanan.
“Ketersediaan darah yang cukup, aman, dan berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh UDD PMI. Melalui rakor ini, kami memperkuat pemahaman mengenai perizinan operasional, standar mutu, akreditasi, pengembangan SDM, dan strategi pemenuhan kebutuhan darah di daerah. Kami juga mendorong seluruh UDD untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan regulasi dan teknologi pelayanan darah agar mutu layanan kepada masyarakat semakin optimal,” jelas dr. Okty Prahalanitya.
Selain membahas aspek perizinan dan tata kelola, rakor juga membahas penguatan mutu pelayanan darah, pengembangan sumber daya manusia, jejaring pelayanan darah, serta upaya mempertahankan standar keamanan dan kualitas darah sesuai regulasi nasional.
PMI Jawa Tengah berharap melalui kegiatan ini seluruh UDD PMI kabupaten/kota semakin siap menghadapi perubahan regulasi, mampu memenuhi standar yang dipersyaratkan pemerintah, serta terus memberikan pelayanan darah yang aman, berkualitas, dan terpercaya bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'





