Sore Ini Karnaval Paskah 2026, Jalan Pemuda Ditutup Sementara

JATENG.AKURAT.CO, Kota Semarang akan menjadi panggung kebersamaan pada Jumat (17/4) sore melalui gelaran Karnaval dan Perayaan Paskah Kota Semarang 2026.
Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat dijadwalkan turun ke jalan, menghidupkan kawasan Kota Lama hingga Balai Kota dalam kirab penuh warna yang membawa pesan damai dan semangat persatuan.
Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB di kawasan Gereja Blenduk, diawali dengan pembukaan dan ibadah.
Selanjutnya, peserta karnaval akan bergerak menuju Balai Kota Semarang, melintasi jalur utama kota yang untuk sementara waktu berubah menjadi ruang publik perayaan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan.
“Karnaval ini tidak sekadar seremoni keagamaan. Ini menjadi sebuah kolaborasi lintas sektor dan lintas iman,” ujarnya.
Peserta kirab melibatkan sekolah-sekolah Kristen dan Katolik, gereja-gereja se-Kota Semarang, perguruan tinggi, rumah sakit, organisasi perempuan, hingga komunitas lintas agama seperti PELITA dan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan komitmen Kota Semarang dalam merawat toleransi melalui aksi nyata di ruang publik.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemerintah Kota Semarang menerapkan rekayasa lalu lintas terpadu.
Pengalihan arus mulai diberlakukan sejak pukul 13.00 WIB secara bertahap di sejumlah simpang strategis, di antaranya Imam Bonjol, Agus Salim, Gajahmada, Letjen Suprapto, Sendowo, hingga Ki Nartosabdo.
Jalan Pemuda sebagai jalur utama kirab akan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung.
Penutupan juga dilakukan di kawasan Simpang Paragon dan Cendrawasih, dengan pengaturan lanjutan yang bersifat situasional mengikuti kondisi di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi kepadatan, masyarakat diarahkan memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan, seperti Gedung Parkir Balai Kota, DP Mall, Udinus, SMU 3, Museum Mandala Bhakti, area belakang Spiegel, dan Metro Point.
Pemerintah Kota Semarang mengimbau warga untuk merencanakan perjalanan, menghindari jalur terdampak, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga cerminan pengelolaan kota yang tertib di tengah tingginya aktivitas publik.
Karnaval Paskah 2026 sekaligus menegaskan wajah Semarang sebagai kota yang inklusif dan solid dalam keberagaman, di mana ruang jalan tak hanya menjadi lintasan kendaraan, tetapi juga ruang bersama untuk merayakan nilai-nilai kemanusiaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








