Tragedi Silayur, Truk Tronton Diduga Langar Aturan Jam Oprasional Seruduk Motor Dan Mobil di Depan RS Permata Medika Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Kecelakaan beruntun yang terjadi di turunan Silayur, Ngaliyan, tepat di depan RS Permata Medika, Kota Semarang, pada Jumat pagi (10/4/2026) pukul 09.00 WIB, sontak menggegerkan warga sekitar.
Insiden mengerikan itu melibatkan kendaraan berat jenis truk sumbu tiga atau truk tronton itu diduga kuat terjadi akibat pelanggaran jam operasional serta dugaan kegagalan sistem pengereman.
Kronologi
Peristiwa bermula saat sebuah truk tronton sumbu tiga terlihat melintas di Jalan Ngaliyan–Boja (Jl. Prof. Hamka), jalur yang diketahui memiliki pembatasan operasional untuk kendaraan berat pada jam-jam tertentu, terutama di pagi hari.
Berdasarkan pantauan warga sekitar yang sempat merekam kejadian, kendaraan besar tersebut melaju dari arah turunan Silayur menuju kawasan RS Permata Medika dengan kecepatan yang tidak stabil.
Dalam hitungan detik, situasi berubah mencekam. Truk yang diduga tidak lagi dapat dikendalikan itu melaju liar di turunan curam dan menghantam sejumlah kendaraan di depannya, baik roda dua maupun roda empat, yang tengah melintas di kawasan padat tersebut.
Lokasi kejadian yang berada tepat di depan area pelayanan kesehatan RS Permata Medika membuat situasi semakin panik, dengan warga dan pengendara lain berhamburan menyelamatkan diri.
Dugaan Awal
Dari keterangan awal di lapangan, muncul dugaan kuat bahwa truk tersebut mengalami kegagalan sistem pengereman (rem blong) saat melintasi turunan tajam Silayur.
Selain itu, warga juga menyoroti dugaan pelanggaran jam operasional kendaraan sumbu tiga yang seharusnya tidak melintas pada waktu tersebut.
Seorang saksi mata berinisial M yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengungkapkan detik-detik mencekam sebelum tabrakan beruntun itu terjadi.
“Saya lihat truk itu dari atas sudah melaju kencang, seperti tidak bisa dikendalikan. Diduga remnya blong karena dia tidak berhenti sama sekali di turunan itu. Lalu langsung menabrak motor dan mobil di depannya,” ujar M.
Dampak
Akibat insiden tersebut, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan maupun samping akibat benturan keras.
Suasana lokasi langsung dipenuhi kepanikan warga dan pengguna jalan yang berhenti mendadak.
Hingga laporan ini dihimpun, diinformasikan sedikitnya dua korban telah dievakuasi dan dilarikan ke RS Permata Medika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Belum ada keterangan resmi terkait kondisi korban maupun identitas mereka.
Penyelidikan
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Dugaan sementara mengarah pada kombinasi pelanggaran aturan operasional kendaraan berat serta kemungkinan kegagalan teknis pada sistem pengereman truk.
Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya jalur turunan Silayur yang dikenal rawan kecelakaan, terutama jika dilalui kendaraan bermuatan berat di luar ketentuan yang berlaku.
Warga berharap ada evaluasi ketat terhadap pengawasan lalu lintas di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










