Jateng

Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026: One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Berlaku 23-29 Maret

Theo Adi Pratama | 22 Maret 2026, 18:32 WIB
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026: One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Berlaku 23-29 Maret

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode arus balik Lebaran 1447 H/2026.

Sejumlah skema seperti sistem satu arah (one way), lajur pasang surut (contraflow), dan ganjil genap akan diberlakukan di sejumlah ruas tol utama, terutama di jalur Trans-Jawa dan akses menuju Jakarta.

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik yang akan kembali ke kota asal atau tempat tinggal masing-masing.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, sebelumnya memprediksi bahwa puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.

Ia mengimbau masyarakat yang akan kembali ke Jakarta atau kota asal keberangkatan untuk menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak kepadatan tersebut.

"Yang harus diingat adalah kami mengimbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik yang diprediksi pada tanggal 24 Maret 2026," ujar Aan dalam keterangan resminya, Jumat (20/3/2026).

Berikut adalah jadwal lengkap rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama arus balik Lebaran 2026.

Sistem One Way (Satu Arah)

Sistem satu arah atau one way akan diberlakukan untuk mengarahkan arus kendaraan dari arah timur (Semarang) menuju barat (Jakarta) secara langsung.

Skema ini diterapkan untuk mengurai kepadatan di titik-titik rawan kemacetan, terutama di wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Barat.

  • Waktu: Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB (7 hari)

  • Lokasi: Dari Km 421 Tol Semarang-Solo hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek

Skema one way ini merupakan yang terpanjang diterapkan selama musim mudik dan arus balik tahun ini.

Masyarakat yang melintas di ruas tol tersebut diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan mematuhi rambu-rambu yang telah disiapkan.

Sistem Contraflow (Lajur Pasang Surut)

Selain one way, sistem contraflow atau lajur pasang surut juga akan diterapkan di beberapa ruas tol dengan kepadatan tinggi.

Skema ini memungkinkan kendaraan untuk menggunakan lajur sebaliknya guna menambah kapasitas jalan.

Ruas Tol Jakarta-Cikampek (KM 70 – KM 47)

  • Waktu: Senin, 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

  • Lokasi: KM 70 Cikampek hingga KM 47 Karawang Barat

Ruas Tol Jagorawi (KM 21 – KM 8)

  • Waktu: Selasa, 24 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB dan Minggu, 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB

  • Lokasi: KM 21 hingga KM 8 Jagorawi

Skema contraflow di Tol Jagorawi diberlakukan secara terbatas pada jam-jam tertentu di hari puncak arus balik (24 Maret) dan di akhir pekan menjelang berakhirnya masa libur (29 Maret).

Sistem Ganjil Genap

Selain pengaturan jalur, sistem ganjil genap berdasarkan nomor polisi kendaraan juga akan diterapkan untuk mengendalikan volume kendaraan yang masuk ke jalur tol.

  • Waktu: Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB (7 hari penuh)

  • Lokasi:

    • KM 414 Tol Semarang-Batang hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek

    • KM 98 hingga KM 31 Tol Tangerang-Merak

Penerapan ganjil genap ini berlaku untuk seluruh kendaraan pribadi yang akan memasuki ruas tol tersebut.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan plat nomor kendaraan dan menyesuaikan jadwal perjalanan agar terhindar dari penyekatan.

Imbauan untuk Pemudik

Menyusul penerapan skema rekayasa lalu lintas yang cukup kompleks ini, pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal atau setelah tanggal yang diprediksi menjadi puncak arus balik (24 Maret).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemudik:

  1. Pantau Informasi Terkini: Selalu periksa informasi lalu lintas melalui aplikasi atau media sosial resmi Jasa Marga, Korlantas Polri, dan Kemenhub.

  2. Patuhi Petunjuk di Lapangan: Ikuti arahan petugas kepolisian yang berjaga di titik-titik penyekatan dan di sepanjang jalur tol.

  3. Persiapkan Saldo E-Toll: Pastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi untuk perjalanan jauh, terutama karena beberapa gerbang tol akan melayani transaksi secara terus menerus.

  4. Hindari Puncak Arus Balik: Jika memungkinkan, rencanakan perjalanan kembali sebelum atau setelah tanggal 24 Maret untuk menghindari kemacetan panjang.

  5. Istirahat yang Cukup: Pastikan kondisi fisik prima untuk menghindari kecelakaan akibat kelelahan. Manfaatkan rest area dan tempat istirahat yang tersedia.

FAQ Seputar Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik

Q: Apakah one way hanya berlaku untuk kendaraan pribadi?
A: Skema one way berlaku untuk seluruh kendaraan yang melintas di ruas tol yang ditentukan. Kendaraan logistik dan angkutan umum tetap dapat melintas dengan mengikuti aturan yang berlaku.

Q: Bagaimana jika kendaraan saya kena ganjil genap di perjalanan?
A: Kendaraan yang tidak sesuai dengan aturan ganjil genap akan diarahkan keluar tol di gerbang tertentu. Pengendara disarankan untuk menggunakan jalur alternatif non-tol.

Q: Apakah ada rest area yang ditutup selama puncak arus balik?
A: Beberapa rest area mungkin akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah penumpukan. Pengendara dapat mencari tempat istirahat alternatif di luar jalur tol.

Q: Apakah penerapan one way mempengaruhi kendaraan dari arah sebaliknya (Jakarta ke Semarang)?
A: Ya, selama one way diberlakukan, kendaraan yang hendak menuju timur akan diarahkan ke jalur alternatif. Pastikan mengecek informasi sebelum berangkat.

Q: Apakah aturan ganjil genap berlaku juga di jalur arteri?
A: Aturan ganjil genap pada periode ini difokuskan di jalan tol. Namun, ada kemungkinan pengalihan arus di gerbang masuk tol bagi kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan.

Dengan persiapan yang matang dan pemahaman terhadap skema rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan arus balik dengan lebih aman dan lancar.

Selamat perjalanan kembali dan hati-hati di jalan! Jangan lupa bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat yang juga akan melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.