Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Yogyakarta Digelar Jumat 20 Maret 2026 di 23 Titik, Stadion Mandala Krida Jadi Pusat

JATENG.AKURAT.CO, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026 .
Penetapan ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Ahmad Sayuti di Yogyakarta pada 22 September 2025 lalu .
Menyambut hari kemenangan tersebut, warga Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya dapat bersiap melaksanakan shalat Idul Fitri di berbagai lokasi yang telah disediakan.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta mencatat, dari total 205 lokasi shalat Id di kota tersebut, mayoritas yakni 153 lokasi akan menggelar shalat pada Jumat (20/3) mengikuti keputusan Muhammadiyah . Salah satu lokasi paling ikonik yang akan digunakan adalah Stadion Mandala Krida .
Stadion kebanggaan warga Yogyakarta yang juga merupakan markas PSIM ini berlokasi di Jl. Kenari No.6, Semaki, Kecamatan Umbulharjo.
Baca Juga: 50 Lokasi Shalat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah di Kota Semarang, Tersebar di 16 Kecamatan
Dengan kapasitas hingga 35.000 orang, stadion ini menjadi pilihan utama untuk menampung ribuan jamaah yang ingin menunaikan ibadah shalat Id. Shalat Id akan dimulai serentak pada pukul 06.30 WIB di Stadion Mandala Krida.
Berikut adalah daftar lengkap 23 lokasi shalat Idul Fitri untuk warga Muhammadiyah di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya pada Jumat, 20 Maret 2026, lengkap dengan nama imam dan khatib:
No | Lokasi | Alamat | Imam & Khatib |
|---|---|---|---|
1 | Area Parkir Barat Stadion Mandala Krida | Jl. Kenari No.6, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta | H. Asep Shalahudin, S.Ag., M.Pd.I |
2 | Halaman Parkir Purawisata Yogyakarta | Jl. Brigjen Katamso, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta | Ustadz H. Umar Said, B.A |
3 | Masjid Jami' Kintelan Dipowinatan & Halaman | Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta | Ustadz Tafak Kuruddin, S.E.I |
4 | Masjid Blangkon Al-Fath | Perumahan Taman Siswa Indah, Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta | Ust. Muhammad Salahuddin, S.Ag |
5 | Halaman Gedung A Siti Walidah (Depan Gerbang UNISA) | Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No.63, Nogotirto, Gamping, Sleman | Abdul Dzakkir, S.Ag / Prof. Dr. Chairil Anwar |
6 | Lapangan Karang Kotagede | Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta | KH. Nasyirul Achsan, Lc. |
7 | Lapangan Sebosanti Samakan | Samakan, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta | H. Nur Arman, STP., MM. |
8 | Halaman Canteng/Ringin Dalem | (Tidak disebutkan) | Drs. H. Wizuray |
9 | Sanggar Sukowati Paseko | Sokowaten, RT.21/RW.05, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta | Didik Suryahadi, S.Ag |
10 | Lapangan Futsal Basen | Kotagede, Kota Yogyakarta | Slamet Gunawan |
11 | Bumen RW 06 Basen | Jl. Bumen, RT 24 RW 06, Purbayan, Kotagede, Yogyakarta | Raihan Afnan Al Farabi, Lc., M.Si |
12 | Halaman PUPR Depokan | Jl. Ngeksigondo No.1-2, Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta | |
13 | Halaman Masjid Nurul Iman Gedongan | Jl. Gedongan Baru, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta | Abdul Wahhab |
14 | Halaman Parkir RM Ny. Suharti | Jl. Gedong Kuning No.187, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta | |
15 | Halaman Masjid Yaumiq Gedong Kuning | Gg. Cemp., Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta | Drs. R. Effendi Rimawan, M.Pd |
16 | Halaman Masjid Al Huda Jagalan | Jl. Gedongkuning No.24, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta | Imam: Luqman Hakim Alamsyah, Khatib: Dr. H. M. Ridwan Furqoni |
17 | Halaman Masjid Joyopranan | Kampung Joyopranan, Singosaren, Banguntapan, Bantul | Drs. Nanang Nuryanta, M.Pd |
18 | Halaman SD Mutihan | Wirokerten, Banguntapan, Kabupaten Bantul | Muhammad Sabar |
19 | Halaman Percetakan Erlangga | Jl. Gedongkuning No.132, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta | Prof. Dr. Ariswan, M.Si |
20 | Halaman Wisma AMM | Jl. Purbayan, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta | Ahmad Naharuddin Ramadhan, S.Pd., M.Pd |
21 | Halaman Parkir Timur Gembira Loka | Jl. Kebun Raya No.2, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta | |
22 | Halaman Kalurahan Singosaren | Jl. Purbayan No.42, Singosaren, Banguntapan, Bantul | Ahmad Amiruddin Priyatmaja, M.Ag |
23 | Halaman Parkir Narti's Silver | Jl. Tegal Gendu No.22, Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta | Achmad Affandi, S.Th.I., M.Pd. |
Antusiasme Masyarakat dan Kesiapan Lokasi
Kawasan Kotagede menjadi wilayah dengan konsentrasi lokasi shalat terbanyak, menunjukkan tingginya aktivitas warga Muhammadiyah di sana.
Berbagai lapangan, halaman perkantoran, hingga area parkir wisata seperti di Gembira Loka dan pusat oleh-oleh Narti's Silver disulap menjadi tempat ibadah yang representatif .
Pemilihan lokasi-lokasi strategis ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kapasitas maksimal bagi jamaah.
Stadion Mandala Krida sendiri dipilih karena lokasinya yang sangat strategis di pusat kota, mudah dijangkau dari berbagai penjuru Yogyakarta, dan memiliki fasilitas parkir yang luas .
Sejarah Singkat Stadion Mandala Krida
Stadion Mandala Krida bukan hanya sekadar tempat olahraga. Stadion dengan aksara Jawa ini telah lama menjadi ikon Kota Yogyakarta.
Selain menjadi kandang bagi PSIM Yogyakarta, stadion ini juga kerap digunakan untuk berbagai acara besar, termasuk konser musik dan kampanye politik.
Dalam beberapa tahun terakhir, stadion ini juga rutin menjadi lokasi penyelenggaraan shalat Idul Fitri, membuktikan fungsinya sebagai ruang publik yang inklusif bagi seluruh warga.
Dengan kapasitas hingga 35.000 orang setelah renovasi pada tahun 2013, stadion ini mampu menampung ribuan jamaah dengan nyaman .
Perbedaan Metode dan Sikap Toleransi
Penetapan Idul Fitri oleh Muhammadiyah ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis yang memastikan posisi bulan telah memenuhi kriteria untuk memulai bulan baru.
Hal ini berbeda dengan metode yang digunakan oleh pemerintah dan ormas lain seperti Nahdlatul Ulama (NU) yang menggabungkan hisab dengan rukyatul hilal (pengamatan langsung hilal) .
Pemerintah melalui Kementerian Agama dijadwalkan akan menggelar sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026, untuk menetapkan 1 Syawal secara resmi.
Berdasarkan prediksi berbagai lembaga seperti BMKG dan BRIN, Idul Fitri versi pemerintah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 .
PP Muhammadiyah sendiri telah mengimbau seluruh warganya untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati apabila terdapat perbedaan dalam penetapan dan pelaksanaan Idul Fitri di tengah masyarakat .
Tips Persiapan Shalat Idul Fitri
Agar ibadah shalat Id berjalan lancar dan khusyuk, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
Cek Lokasi Terdekat: Pastikan Anda mengetahui lokasi shalat Id yang akan dituju dan perkirakan waktu tempuh dari rumah.
Berangkat Lebih Awal: Untuk menghindari kemacetan dan mendapatkan tempat yang nyaman, disarankan berangkat lebih awal, terutama jika Anda memilih lokasi utama seperti Stadion Mandala Krida yang biasanya dipadati jamaah .
Siapkan Perlengkapan: Siapkan pakaian, sajadah, dan mukena (bagi muslimah) sejak malam hari agar tidak terburu-buru di pagi hari .
Patuhi Protokol: Meskipun situasi sudah kondusif, tetaplah menjaga ketertiban dan membawa air minum sendiri untuk kenyamanan selama di lokasi.
Gunakan Transportasi Umum: Jika memungkinkan, gunakan transportasi umum atau kendaraan bersama untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi shalat .
FAQ Seputar Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Yogyakarta
Kapan waktu pelaksanaan shalat Id di Stadion Mandala Krida?
Shalat Id akan dimulai pada pukul 06.30 WIB.
Apakah shalat Id di lokasi-lokasi tersebut terbuka untuk umum?
Ya, shalat Id ini terbuka untuk seluruh umat Islam, tidak terbatas hanya untuk warga Muhammadiyah.
Apa yang dimaksud dengan hisab hakiki wujudul hilal?
Ini adalah metode perhitungan astronomi (hisab) yang digunakan Muhammadiyah untuk menentukan awal bulan Hijriah. Metode ini menetapkan bahwa bulan baru dimulai jika pada saat matahari terbenam, bulan (hilal) sudah berada di atas ufuk (wujud) .
Mengapa ada potensi perbedaan tanggal Idul Fitri?
Perbedaan terjadi karena perbedaan metode penetapan awal bulan Hijriah. Muhammadiyah menggunakan hisab, sementara pemerintah dan ormas lain menggunakan metode rukyat (melihat hilal) yang digabung dengan hisab, sehingga hasilnya bisa berbeda satu hari .
Apakah ada imbauan khusus dari Muhammadiyah untuk pelaksanaan shalat Id?
Muhammadiyah menganjurkan agar shalat Id dilaksanakan di lapangan atau area terbuka untuk menampung jamaah sebanyak-banyaknya, namun jika tidak memungkinkan dapat dilaksanakan di masjid . Selain itu, menjaga toleransi antar umat juga menjadi pesan penting yang disampaikan .
Dengan persiapan yang matang dan lokasi yang telah ditentukan, semoga ibadah shalat Idul Fitri 1447 H berjalan lancar dan penuh berkah.
Selamat merayakan Hari Kemenangan bagi seluruh umat Muslim. Mohon maaf lahir dan batin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










