Jateng

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Simak Tips Agar Perjalanan Lancar

Theo Adi Pratama | 15 Maret 2026, 19:04 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Dua Gelombang, Simak Tips Agar Perjalanan Lancar
foto ilustrasi

JATENG.AKURAT.CO, Momen mudik Lebaran 1447 Hijriah telah usai, dan kini giliran jutaan pemudih yang bersiap kembali ke kota perantauan.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang utama.

Hal ini berdasarkan survei mobilitas masyarakat dan analisis pergerakan kendaraan di jalur utama mudik .

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, gelombang pertama puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026, terutama pada Senin dan Selasa setelah akhir pekan panjang.

Gelombang ini diprediksi menjadi yang terpadat karena banyak pekerja yang harus kembali ke kantor di awal minggu.

Sementara itu, gelombang kedua diprediksi berlangsung pada 28–29 Maret 2026, saat masyarakat yang memanfaatkan sisa cuti bersama mulai kembali ke kota .

Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas selama periode arus balik.

Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Kemenhub, Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR, berikut jadwal rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan:

  • Sistem One Way (Satu Arah):

    • Rute: Tol Semarang–Solo KM 421 hingga Jakarta–Cikampek KM 70 (arah Jakarta)

    • Jadwal: 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

  • Contraflow (Lawan Arah):

    • Rute 1: Tol Jakarta–Cikampek KM 70 sampai dengan KM 47

    • Jadwal: 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

    • Rute 2: Tol Jagorawi KM 21 sampai dengan KM 8

    • Jadwal: 24 Maret 2026 pukul 14.00-19.00 WIB dan 29 Maret 2026 pukul 14.00-19.00 WIB

  • Ganjil Genap:

    • Rute: Tol Semarang–Batang KM 414 hingga Jakarta–Cikampek KM 47 dan Tol Tangerang–Merak KM 98 sampai KM 31

    • Jadwal: 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Titik Macet dan Jam Rawan yang Perlu Diwaspadai

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, beberapa titik rawan kemacetan saat arus balik antara lain ruas tol Cikampek, Brebes (Brexit), dan Pejagan.

Rest area juga diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi, sehingga pemudik disarankan untuk mengisi bahan bakar dan beristirahat di luar rest area utama jika memungkinkan .

Hasil survei Kemenhub juga mengungkapkan adanya jam rawan kecelakaan selama periode mudik Lebaran, yakni pukul 09.00–12.00 WIB.

Adapun penyebab kecelakaan lalu lintas paling banyak dipicu oleh gagal menjaga jarak aman, kelelahan, dan mengantuk saat berkendara .

Tips Menghindari Kepadatan Saat Arus Balik

Agar perjalanan balik Anda tetap aman dan nyaman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Atur Waktu Perjalanan: Jika memungkinkan, hindari bepergian pada puncak arus balik, yaitu 24-25 Maret dan 28-29 Maret. Pilihlah tanggal di luar periode tersebut, misalnya 23 Maret atau setelah 30 Maret .

  2. Pantau Informasi Terkini: Gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Perhatikan juga informasi resmi dari akun media sosial @Kemenhub151, @NTMCPolri, dan @JasaMarga .

  3. Persiapkan Fisik dan Kendaraan: Pastikan Anda beristirahat cukup sebelum memulai perjalanan. Periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh, termasuk tekanan ban, oli, rem, dan air radiator.

  4. Manfaatkan Rest Area dan Masjid: Pemerintah telah menyiapkan sekitar 6.859 masjid di sepanjang jalur mudik sebagai rest area tambahan. Manfaatkan fasilitas ini untuk beristirahat dan beribadah dengan nyaman .

  5. Patuhi Aturan Lalu Lintas: Ikuti arahan petugas di lapangan dan patuhi rambu-rambu lalu lintas. Dengan disiplin, perjalanan Anda akan lebih aman dan lancar.

Perkiraan Jumlah Kendaraan

Kepala Korlantas Polri sebelumnya menyebutkan bahwa sekitar 3,5 juta kendaraan diproyeksikan akan meninggalkan Jabodetabek selama periode mudik Lebaran, dan sebagian besar akan kembali dalam waktu singkat pada periode arus balik.

Dengan persiapan matang dan kerja sama semua pihak, diharapkan arus balik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Arus Balik Lebaran 2026

Q: Kapan puncak arus balik Lebaran 2026?
A: Berdasarkan prediksi Kemenhub dan Polri, puncak arus balik terjadi dalam dua gelombang, yaitu 24-25 Maret (gelombang pertama) dan 28-29 Maret 2026 (gelombang kedua) .

Q: Apa saja rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan saat arus balik?
A: Pemerintah akan menerapkan sistem one way di Tol Trans Jawa (KM 421 Semarang-Solo hingga KM 70 Jakarta-Cikampek) pada 23-29 Maret, contraflow di beberapa ruas, serta ganjil genap di tol Trans Jawa dan Tangerang-Merak pada periode yang sama .

Q: Apa penyebab utama kecelakaan saat arus balik?
A: Berdasarkan survei Kemenhub, penyebab utama kecelakaan adalah gagal menjaga jarak aman, kelelahan, dan mengantuk saat berkendara. Jam rawan kecelakaan terjadi pukul 09.00-12.00 WIB .

Q: Bagaimana cara menghindari kemacetan parah saat arus balik?
A: Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain bepergian di luar puncak arus balik, memantau kondisi lalu lintas via aplikasi navigasi, mempersiapkan fisik dan kendaraan, serta memanfaatkan rest area atau masjid untuk beristirahat .

Rencanakan Perjalanan dengan Bijak

Dengan prediksi dua gelombang puncak arus balik Lebaran 2026, perencanaan perjalanan yang matang menjadi kunci utama agar perjalanan kembali ke kota berjalan lancar dan aman.

Manfaatkan informasi jadwal rekayasa lalu lintas yang telah disediakan pemerintah, patuhi aturan, dan utamakan keselamatan di atas segalanya.

Ingat, keluarga dan pekerjaan sudah menanti di kota. Jangan paksakan diri jika lelah, dan selalu utamakan istirahat yang cukup. Dengan persiapan yang baik, momen arus balik pun bisa dilalui dengan nyaman.

Bagikan informasi ini kepada sanak saudara dan kerabat yang juga akan melakukan perjalanan balik agar mereka terhindar dari kemacetan. Selamat menempuh perjalanan kembali dan semoga selamat sampai tujuan!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.