Jateng

Konvoi Pelajar di Area Exit Tol Pekalongan Sebabkan Kemacetan, Masyarakat Minta Tindakan Polisi

Dody H | 9 Maret 2026, 08:02 WIB
Konvoi Pelajar di Area Exit Tol Pekalongan Sebabkan Kemacetan, Masyarakat Minta Tindakan Polisi
Konvoi pelajar SMP di Pekalongan resahkan masyarakat (instagram @pekalonganinfo)

JATENG.AKURAT.CO, Sekelompok pelajar yang diduga berasal dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) melakukan aksi konvoi yang memadati jalan raya sekitar kawasan Warungasem hingga arah exit tol Pekalongan pada Minggu (8/3) malam.

Informasi ini diperoleh dari akun @pekalonganinfo, yang mencatat konvoi tersebut terlihat sekitar pukul 20.40 WIB. 

Meskipun tidak mengenakan seragam sekolah resmi, para pelajar membawa bendera besar yang menunjukkan identitas institusi pendidikan masing-masing sebagai tanda kelompok.

Aktivitas ini berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas, mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang terutama di depan kantor Polsek Warungasem. 

Selain itu, kerumunan massa dan suara bising dari kendaraan bermotor yang digunakan membuat pengguna jalan lain merasa terganggu dan khawatir akan adanya potensi risiko keamanan dan keselamatan.

Saat kejadian berlangsung, belum terlihat adanya petugas kepolisian yang berada di lokasi untuk mengatur atau membubarkan kerumunan tersebut. 

Motif atau tujuan dari konvoi pelajar ini juga belum dapat dikonfirmasi secara pasti hingga saat ini.

Masyarakat berharap pihak sekolah dan orang tua siswa dapat meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan anak-anak mereka, agar tidak terjadi lagi aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain. 

Selain itu, masyarakat juga mengharapkan pihak berwenang terutama kepolisian dapat mengambil tindakan yang tepat guna mencegah terulangnya hal serupa di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.