SENKOM Mitra Polri Kukuhkan Peran Strategis di Jawa Tengah, Perkuat Sinergi Keamanan hingga Kebencanaan

JATENG.AKURAT.CO, Keberadaan Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra Polri semakin menegaskan perannya sebagai mitra strategis Kepolisian Republik Indonesia dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang komunikasi, keamanan, dan kebencanaan.
Organisasi kemasyarakatan yang berdiri sejak 2004 ini terus mengukuhkan eksistensinya melalui regenerasi kepengurusan dan penguatan struktur organisasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) SENKOM Mitra Polri Jawa Tengah yang digelar pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja lima tahun terakhir sekaligus memilih Ketua DPW SENKOM Mitra Polri Jawa Tengah periode berikutnya.
Kasubdit Binmas Polda Jawa Tengah, AKBP Maulud, menyampaikan apresiasi atas kontribusi SENKOM yang selama ini telah bersinergi dengan Polda Jateng dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Selama lima tahun terakhir, kami merasakan langsung peran SENKOM. Mulai dari penanganan COVID-19, di mana mereka ikut pelatihan tracer dan turun ke lapangan, hingga membantu gangguan kamtibmas, penanganan bencana, bahkan pencarian warga yang hilang di Gunung Lawu. Sinergi ini berjalan sangat baik,” ujar AKBP Maulud.
Ia berharap, ke depan kehadiran SENKOM semakin dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan dalam situasi darurat. Menurutnya, semangat pengabdian SENKOM sejalan dengan arahan Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah.
Ketua Umum SENKOM Mitra Polri, Katno Hadi, menjelaskan bahwa organisasi ini didirikan oleh tokoh masyarakat, purnawirawan TNI-Polri, serta elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban.
“SENKOM Mitra Polri berdiri pada tahun 2004 dan memiliki sejumlah nota kesepahaman dengan berbagai pihak. Kami memiliki MoU dengan Mabes Polri terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan Korlantas untuk penanganan kecelakaan, serta dengan Basarnas dan BNPB dalam bidang kebencanaan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa SENKOM sepenuhnya mendukung Polri sebagai institusi yang berada di bawah Presiden sesuai dengan prinsip ketatanegaraan. Dukungan ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial.
Terkait Musprov Jawa Tengah, Hadi Katno menyebut forum ini bertujuan mengevaluasi kinerja kepengurusan lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Guntur Ivanto, sekaligus memilih ketua baru secara demokratis dan damai.
“Kita ingin proses ini berjalan tanpa gesekan. Ada beberapa kandidat, termasuk Pak Guntur yang kembali mencalonkan diri. Ini bagian dari dinamika organisasi,” katanya.
Regenerasi dan Standar Keanggotaan Ketat
Hadi Katno menambahkan, tidak semua orang bisa menjadi anggota SENKOM. Setiap calon wajib mengikuti pelatihan khusus yang dibuka secara berkala, bisa enam bulan sekali atau satu tahun sekali. Untuk menjadi pengurus, seseorang minimal telah menjadi anggota selama lima tahun dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).
“SENKOM memiliki beberapa klaster, seperti kebencanaan, kamtibmas, dan bela negara. Setiap klaster memiliki standar rekrutmen sesuai keahlian. Untuk kebencanaan, misalnya, anggota harus memiliki kemampuan renang dan mengikuti pelatihan penanganan bencana,” jelasnya.
Di Jawa Tengah, jumlah anggota terus berkembang dan tersebar di seluruh kabupaten/kota. Bahkan, Karanganyar kini menjadi daerah dengan jumlah anggota terbanyak, termasuk adanya unit Senkom Perempuan.
“Inisiatif Senkom Perempuan ini penting. Saat terjadi bencana, perempuan lebih tepat menangani perempuan, misalnya dalam urusan privasi di tempat pengungsian. Kami berharap Jawa Tengah bisa menjadi pelopor pembentukan Senkom Perempuan,” ujarnya.
7.000 Personel Aktif di Jawa Tengah
Ketua DPW SENKOM Mitra Polri Jawa Tengah, Guntur Ivanto, menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 7.000 personel aktif di seluruh Jawa Tengah, tersebar di 35 kabupaten/kota hingga tingkat kelurahan.
“Kami terus mendorong regenerasi. Ke depan, kami akan memperkuat program SENKOM Muda agar lahir kader-kader baru yang siap melanjutkan pengabdian,” kata Guntur.
Menurutnya, penguatan kapasitas dan jumlah anggota menjadi kunci agar SENKOM tetap relevan dan mampu menjawab tantangan masyarakat. Dengan semangat pengabdian, SENKOM Mitra Polri Jawa Tengah optimistis dapat terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, membantu masyarakat, dan hadir di setiap situasi darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








