Fix Islah, Ketum PBNU Gus Yahya dan Rais Aam KH Miftahul Akhyar Siap Hadir Bersama Resmikan Gedung PCNU Kota Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Islah antara Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar terkait polemik konsesi tambang PBNU akhirnya tercapai.
Kedua tokoh sepuh NU itu menegaskan soliditas kepemimpinan jam’iyah dan komitmen menjaga khidmat NU untuk kemaslahatan umat.
Sebagai penanda menguatnya kembali kebersamaan di tubuh PBNU, KH Yahya Cholil Staquf dan KH Miftahul Akhyar dijadwalkan hadir bersama dalam agenda PCNU Kota Semarang pada Minggu, 25 Januari 2026.
Kehadiran keduanya akan dirangkai dalam peresmian gedung baru PCNU Kota Semarang sekaligus peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama.
Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom, mengatakan bahwa kedua pimpinan tertinggi PBNU tersebut telah menyatakan kesediaannya untuk rawuh dalam agenda penting warga nahdliyin Kota Semarang.
“Alhamdulillah, beliau berdua sudah kita komunikasikan dan menyatakan bakal rawuh. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga NU Kota Semarang,” ujar KH Anasom dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, peresmian gedung baru PCNU sejatinya sudah lama dinantikan. Gedung tersebut sebenarnya telah digunakan sejak peringatan Hari Santri Nasional, namun baru diresmikan secara resmi bersamaan dengan rangkaian Harlah NU dan momentum satu abad berdirinya jam’iyah.
“Kita sengaja meresmikan bersamaan dengan peringatan NU, karena saat Hari Santri kemarin masih dalam tahap finishing,” jelasnya.
Secara teknis, peresmian gedung PCNU Kota Semarang akan dilakukan langsung oleh Rais Aam dan Ketua Umum PBNU bersama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.
Sejumlah sesepuh NU, pengurus PWNU Jawa Tengah, tokoh lintas organisasi, hingga aktivis NU juga diundang untuk hadir dan memberikan doa.
Ketua Panitia Peresmian Gedung PCNU Kota Semarang, KH Iman Fadhilah, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan akan diawali dengan pelestarian tradisi Jawa berupa slup-slupam atau ngeslupi.
“Acara ngeslupi kita laksanakan dengan khataman Al-Qur’an, istighotsah, hingga tumpengan seperti tradisi masyarakat Jawa pada umumnya,” ungkapnya.
Peresmian gedung dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB dan menjadi simbol semangat baru NU Kota Semarang dalam memasuki abad kedua pengabdiannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Ulang Gedung PCNU Kota Semarang, Farid Zamroni, menjelaskan bahwa pembangunan gedung dilakukan secara swakelola.
Dana hibah sebesar Rp10 miliar hanya digunakan untuk pekerjaan fisik, sementara pembongkaran gedung lama dibiayai secara mandiri oleh PCNU.
“Tidak ada kontraktor PT. Kita swakelola dengan melibatkan kader-kader NU yang memang berpengalaman di bidang konstruksi,” terangnya.
Ia mengakui pembangunan sempat terkendala saat pengerjaan fondasi dan basement akibat intensitas hujan tinggi pada April–Mei 2025.
Basement bahkan sempat terendam selama tiga hari, namun seluruh pekerjaan akhirnya dapat diselesaikan sesuai target.
Momentum kehadiran Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Kota Semarang ini dinilai bukan hanya menandai tuntasnya peresmian gedung baru, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kembali persatuan elite PBNU pasca islah, sekaligus pesan bahwa NU tetap solid menghadapi berbagai dinamika internal demi menjaga khidmat organisasi kepada umat dan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








