Jateng

Daging Asap Se’i Kini Hadir Lebih Dekat dengan Keseharian Warga Semarang

Theo Adi Pratama | 20 Desember 2025, 20:25 WIB
Daging Asap Se’i Kini Hadir Lebih Dekat dengan Keseharian Warga Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Kota Semarang yang dikenal dengan karakter multikultural dan kekayaan kulinernya kini semakin diramaikan oleh kehadiran daging asap se’i dalam format yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat. 

Melalui pembukaan outlet dine-in terbarunya, Se’Indonesia menghadirkan pengalaman menikmati daging sapi asap khas Nusa Tenggara Timur yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses kapan saja.

Selama ini, Semarang memiliki budaya kuliner yang lekat dengan kehangatan dan kebersamaan. Makanan tidak hanya dinikmati dari segi rasa, tetapi juga menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat. 

Menjawab kebutuhan tersebut, Se’Indonesia membawa misi menghadirkan daging sapi berkualitas agar dapat dinikmati lebih sering, tanpa harus menunggu momen khusus.

Kehadiran outlet dine-in ini melengkapi layanan pesan antar yang sebelumnya telah dikenal masyarakat. Salah satu pembeda utama yang dihadirkan adalah penyajian menu se’i menggunakan hotplate. 

Penyajian ini tidak hanya menjaga suhu hidangan tetap hangat, tetapi juga mempertahankan tekstur daging agar tetap empuk dan juicy hingga akhir, sekaligus memperkuat aroma smokey yang khas.

Beberapa menu andalan yang ditawarkan antara lain Se’i Original dengan cita rasa gurih dan aroma asap yang kuat, serta Se’i Bakar Madu yang dimarinasi dengan madu, kecap, dan rempah-rempah. 

Perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang membuat menu ini mudah diterima oleh berbagai selera warga Semarang, sejalan dengan karakter kuliner kota yang terbuka terhadap perpaduan rasa Nusantara.

Dari sisi proses pengolahan, Se’Indonesia mengadaptasi teknik pengasapan tradisional se’i dari Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. 

Daging diolah melalui metode slow-cooked yang telah dimodernisasi, memungkinkan rasa asap meresap secara perlahan dan merata. Hasilnya adalah tekstur daging yang konsisten, lembut, dan tetap juicy, tanpa mengesampingkan kualitas bahan maupun keterjangkauan harga.

“Kami ingin mengubah pandangan bahwa menikmati hidangan daging sapi yang enak dan berkualitas selalu identik dengan sesuatu yang eksklusif atau hanya untuk momen tertentu,” ujar Rinaldi Dharma Utama, Co-Founder & CEO Se’Indonesia, Sabtu (20/12/2025). 

Menurutnya, dengan mengadaptasi teknik pengasapan se’i, Se’Indonesia berupaya menghadirkan hidangan daging bercita rasa Nusantara yang bisa dinikmati setiap hari oleh masyarakat luas.

Selain menu utama, outlet ini juga menyediakan beragam menu pendamping seperti gorengan, sosis, pilihan sarapan, hingga dessert. 

Fleksibilitas menu tersebut memungkinkan pelanggan menyesuaikan pilihan makan dengan berbagai momen, mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam bersama keluarga atau teman.

Outlet dine-in Se’Indonesia berlokasi di Jl. Brigjen Sudiarto No. 97, Semarang, dan beroperasi selama 24 jam. 

Kehadiran outlet ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap hidangan berkualitas kapan saja.

Menutup pernyataannya, Rinaldi menegaskan bahwa pembukaan outlet dine-in di Semarang merupakan bagian dari komitmen Se’Indonesia untuk hadir lebih dekat dengan pelanggan. 

“Kami ingin memastikan hidangan berkualitas, khususnya daging sapi, semakin mudah diakses dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” ujarnya.

Tentang Se’Indonesia

Se’Indonesia merupakan jaringan restoran cepat saji (Quick Service Restaurant/QSR) asal Indonesia yang berdiri sejak 2022. 

Terinspirasi dari kuliner tradisional se’i, daging asap khas Nusa Tenggara Timur, Se’Indonesia berkomitmen menghadirkan hidangan berkualitas yang terjangkau dan mudah diakses. 

Hingga kini, Se’Indonesia telah memiliki 165 outlet di 50 kota dan menyajikan lebih dari 50 juta porsi kepada pelanggan di seluruh Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.