Jateng

Samsung Resmi Nge-Tease Exynos 2600: Janji Chipset Disempurnakan di Inti, Apakah Masalah Panas Sudah Teratasi?

Theo Adi Pratama | 7 Desember 2025, 07:15 WIB
Samsung Resmi Nge-Tease Exynos 2600: Janji Chipset Disempurnakan di Inti, Apakah Masalah Panas Sudah Teratasi?

JATENG.AKURAT.CO, Chipset yang hampir pasti akan menjadi otak bagi sebagian seri Galaxy S26 akhirnya diumumkan oleh Samsung.

Meskipun detail teknisnya masih minim, raksasa teknologi Korea Selatan ini menjanjikan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya. Chipset baru itu bernama Exynos 2600.

Melalui video teaser singkat berdurasi 30 detik, Samsung mengklaim bahwa Exynos 2600 telah “disempurnakan di inti” (refined at the core), “dioptimalkan di setiap level” (optimized at every level), dan akan "mengekspresikan hal luar biasa" (express the exceptional) dalam perangkat mereka.

Pengumuman ini menguatkan rumor yang beredar bahwa Samsung akan kembali mengandalkan chipset buatan sendiri untuk seri Galaxy S26 yang akan datang.

Meskipun demikian, ada spekulasi bahwa strategi chip terbagi ini mungkin hanya berlaku untuk Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus, sementara varian tertinggi S26 Ultra mungkin tetap eksklusif menggunakan Snapdragon.

Akankah Strategi Split-Chip Kembali?

Chipset Exynos milik Samsung memiliki reputasi yang cukup naik turun (hit and miss).

Generasi sebelumnya seringkali menghadapi kritik tajam terkait masalah panas berlebih (overheating) dan kinerja yang dianggap tertinggal dari pesaingnya.

Kondisi ini membuat Samsung di masa lalu harus membagi strategi chipset-nya.

Sebagian pasar menerima flagship terbaru dengan Exynos, sementara pasar penting lain seperti Amerika Serikat mendapatkan ponsel yang sama dengan System-on-Chip (SoC) Snapdragon dari Qualcomm.

Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung sempat meninggalkan strategi split-chip ini untuk model tertentu. Seluruh seri Galaxy S23 Ultra, S24 Ultra, dan seluruh S25 hanya ditenagai oleh chip Snapdragon.

Namun, pengumuman Exynos 2600 menunjukkan bahwa Samsung tidak mengabaikan kritik. Dalam video teaser, Samsung secara eksplisit mengakui, "Dalam keheningan, kami mendengarkan" (In silence, we listened).

Meskipun kutipan tersebut terdengar sedikit dramatis, harapannya adalah Samsung benar-benar telah menyadari masalah pada generasi sebelumnya dan kini siap menghadirkan chip yang kompetitif dan tangguh dengan Exynos 2600.

Pembuktian Akan Datang

Pepatah lama mengatakan, "Bukti ada di hasil akhirnya." Kita harus menunggu peluncuran resmi seri Galaxy S26, yang diperkirakan terjadi pada pertengahan hingga akhir Januari mendatang, untuk mendapatkan jawaban pasti.

Pengujian mendalam oleh para ahli teknologi akan membuktikan apakah Exynos 2600 benar-benar mampu memberikan kinerja dan efisiensi yang diharapkan dari chipset flagship di tahun 2026.

Jika berhasil, ini akan menandai kembalinya Samsung sebagai pemain utama di pasar chip mobile berkinerja tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.