JATENG.AKURAT.CO, Temuan kasus HIV-AIDS di Kabupaten Banjarnegara masih terus bertambah setiap tahunnya.
Berdasarkan data survei Dinas Kesehatan, pada tahun 2025 tercatat 80 kasus HIV dan 11 kasus AIDS. Meski demikian, angka tersebut masih dibawah 5.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Tri Prapto Kurniawan, selaku Koordinator Tim Kerja P2PM (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular) Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (8/11).
Menurutnya, tren peningkatan kasus terlihat sejak 2017 hingga puncaknya pada 2020 dan 2021.
Melansir dari akun @infoseputarbanjarnegara, pada 2020 tercatat 87 kasus AIDS, sedangkan 2021 ditemukan 83 kasus. Sementara itu, penemuan kasus HIV cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencapai 61 kasus pada tahun 2024 dan 60 kasus pada 2025.
"Sebagian kasus yang ditemukan merupakan pendatang yang datang dalam kondisi sudah memasuki fase lanjut," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










