Dinperpa Hadirkan Greenhouse Modern, Inspirasi Generasi Muda untuk Cintai Pertanian

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) setempat terus berupaya mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar mencintai dunia pertanian.
Pertanian kini tidak selalu identik dengan sawah dan pekerjaan kotor, melainkan bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi modern seperti greenhouse dan sistem hidroponik.
Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati saat ditemui di kebun Dinperpa mengatakan, bahwa melalui inovasi ini, masyarakat diberi wawasan dan pengetahuan bahwa tanaman buah maupun pangan dapat dibudidayakan di lahan terbatas namun tetap menghasilkan produk berkualitas.
"Alhamdulillah hasilnya juga luar biasa. Kami berharap generasi muda di Kota Pekalongan bisa berusaha di bidang pertanian dengan memanfaatkan teknologi,” katanya, Rabu (17/9/2025).
Kondisi lahan pertanian di Kota Pekalongan yang terbatas tidak menjadi penghalang.
Ia mendorong pemanfaatan lahan yang ada untuk menanam tanaman pangan bernilai ekonomi seperti padi, jagung, sayur, dan buah.
Upaya ini dilakukan guna meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, mengingat sebagian besar kebutuhan pangan di Kota Pekalongan masih bergantung pada produksi dari kabupaten sekitar.
“Kami optimis, berapapun luas lahan yang dimiliki masyarakat tetap bisa dimanfaatkan. Selain mencukupi kebutuhan keluarga, juga bisa memberi nilai tambah secara ekonomi jika dikelola dengan teknologi tepat guna,” tambahnya.
Sebagai bentuk nyata inovasi, pihaknya bekerja sama dengan PT Fertindo mengembangkan budidaya melon varietas kintanon menggunakan sistem hidroponik berbasis aplikasi.
Sistem ini memungkinkan pengaturan nutrisi, pertumbuhan, hingga pembuahan dilakukan secara otomatis melalui kontrol aplikasi digital.
Lilin mengungkapkan setiap tanaman hanya menghasilkan satu buah dengan masa tanam sekitar 60–70 hari.
Faktor cuaca sangat berpengaruh, di mana pada musim kemarau pertumbuhan lebih cepat dibanding musim penghujan.
Greenhouse juga dilengkapi kipas angin otomatis yang menyala ketika suhu melebihi 35°C untuk menjaga kondisi tetap stabil.
Tidak hanya fokus pada produksi, Dinperpa menyiapkan akses pemasaran.
Melalui kerja sama dengan Fertindo, produk melon hidroponik ini telah dipasarkan ke jaringan pasar modern seperti Suprindo dan ritel lainnya.
“Kami tidak ingin hanya berhenti pada penanaman. Oleh karena itu, kami menggandeng pihak yang sudah memiliki pasar agar produk pertanian Kota Pekalongan bisa diterima masyarakat luas. Kami juga mengajak masyarakat yang memiliki minat sama untuk berkolaborasi,” jelasnya.
Selain melon, model greenhouse ini juga dapat digunakan untuk membudidayakan komoditas lain seperti tomat, anggur dan lainnya.
Ia berharap, langkah ini bisa menjadi pintu masuk bagi generasi muda Kota Pekalongan untuk terjun ke dunia pertanian modern, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










