Jateng

Sosok Ini Bikin Heboh! Cucu Pendiri NU Diangkat Jadi Menteri Haji dan Umrah, Ini Profil Lengkap Gus Irfan!

Theo Adi Pratama | 9 September 2025, 14:00 WIB
Sosok Ini Bikin Heboh! Cucu Pendiri NU Diangkat Jadi Menteri Haji dan Umrah, Ini Profil Lengkap Gus Irfan!

JATENG.AKURAT.CO, Dunia politik dan keagamaan di Indonesia sedang hangat membicarakan satu nama: Muhammad Irfan Yusuf.

Dikenal dengan sapaan Gus Irfan, sosok ini baru saja dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah, sebuah jabatan baru yang dibentuk oleh Presiden Prabowo.

Siapa sebenarnya Gus Irfan? Mengapa ia dipilih untuk memegang jabatan penting ini? Berikut profil lengkapnya!

Cucu Pendiri NU dengan Segudang Pengalaman

Gus Irfan bukanlah sosok sembarangan. Ia lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 Juni 1962, dan memiliki darah biru Nahdlatul Ulama (NU).

Ia adalah putra dari K.H. Yusuf Hasyim dan cucu dari K.H. Hasyim Asy'ari, pendiri organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama.

Jejak kariernya dimulai dari bidang keagamaan dan ekonomi. Pada tahun 1989, ia menjabat sebagai sekretaris Pondok Pesantren Tebu Ireng.

Tak hanya di lingkungan pesantren, ia juga merambah dunia perbankan dengan menjadi komisaris utama PT. BPR Tebu Ireng dari tahun 1998 hingga 2016.

Saat ini, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama, menunjukkan perpaduan antara keilmuan agama dan pemahaman ekonomi yang mumpuni.

Perjalanan Politik dan Jabatan Strategis

Meskipun berlatar belakang pesantren, Gus Irfan juga aktif di dunia politik.

Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum bidang keagamaan di Partai Gerindra dan memimpin organisasi sayap partai, Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira).

Pada Pemilihan Legislatif 2024, ia berhasil meraih 77.000 suara, mengantarkannya duduk di kursi DPR RI periode 2024-2029.

Namun, karier politiknya mengambil jalan baru ketika ia dipercaya oleh Presiden Prabowo untuk menjabat sebagai kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), yang kemudian diubah menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Kekayaan dan Integritas

Sebagai pejabat publik, Gus Irfan juga transparan soal kekayaan.

Per 29 Maret 2025, kekayaannya tercatat sebesar Rp16,26 miliar, yang mencakup aset tanah, bangunan, tiga unit kendaraan, dan aset lainnya.

Pengangkatan Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah menunjukkan kepercayaan besar pemerintah terhadap sosok yang memiliki latar belakang keagamaan kuat, pengalaman manajerial, dan koneksi politik yang luas.

Dengan jabatan baru ini, ia diharapkan mampu membawa reformasi dan peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia, memastikan perjalanan spiritual mereka berjalan lancar dan nyaman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.