JANGAN SALAH! Balai Padukuhan Klajuran, Bangunan Kuno di Klanjuran ini Ternyata Punya Desain Arsitektur yang Penuh Makna!

JATENG.AKURAT.CO, Saat melintas di Padukuhan Klajuran, mungkin kamu akan melihat sebuah bangunan kuno yang terlihat sederhana, namun sebenarnya menyimpan kekayaan arsitektur tradisional Jawa.
Bangunan bernama Balai Padukuhan Klajuran ini punya desain unik yang sarat makna, dengan atap berbentuk limasan dan kampung yang khas.
Baca Juga: JANGAN TERKECOH! Ini 3 Mitos Terbesar Soal Beli dan Sewa Rumah, Nomor 1 Paling Sering Dipercaya!
Bangunan Unik dengan Fungsi yang Berbeda
Bangunan ini menghadap ke selatan dan terbagi menjadi tiga bagian utama: pendhapa, nDalem, dan gandhok. Setiap bagian punya fungsi dan ciri khasnya sendiri:
Pendhapa: Bagian depan yang terbuka ini berfungsi sebagai tempat berkumpul. Atapnya berbentuk limasan srotong, ditopang oleh 16 tiang kayu yang kokoh, berdiri di atas umpak batu. Atapnya terbuat dari genteng vlam yang ditopang oleh rangkaian bambu yang diikat dengan ijuk.
nDalem: Bagian tengah yang merupakan inti dari bangunan ini. nDalem berbentuk persegi panjang dengan atap limasan srotong. Di dalamnya terdapat senthong (kamar) yang terbagi menjadi tiga: senthong tengen, senthong tengah, dan senthong kiwo. Bagian ini juga dilengkapi pintu yang menghubungkan ke gandhok.
Gandhok: Terletak di sebelah timur nDalem, gandhok ini punya dua kamar dan atap berbentuk kampung srothong. Bagian ini punya empat pintu yang menghubungkan ke nDalem, dapur, dan juga sebagai pintu keluar.
Pawon (Dapur): Di sebelah timur gandhok, ada pawon atau dapur. Dapur ini punya denah persegi panjang dan atap kampung srothong, sama seperti gandhok.
Setiap elemen bangunan, mulai dari bahan atap, tiang penyangga, hingga susunan ruangan, menunjukkan arsitektur tradisional Jawa yang terencana dengan baik.
Balai Padukuhan Klajuran adalah bukti nyata bahwa arsitektur tradisional tidak hanya indah, tetapi juga fungsional dan penuh makna.
Menurutmu, arsitektur tradisional seperti ini harus tetap dilestarikan atau bisa digabungkan dengan desain modern?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat







