Bikin Penasaran! Jadwal Haji 2026 Dimajukan, Kuota Bakal Nambah?

JATENG.AKURAT.CO, Kabar gembira datang untuk para calon jemaah haji! Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan percepatan jadwal pelaksanaan haji 1447 H/2026 M.
Ini artinya, persiapan untuk ibadah suci tahun depan sudah dimulai jauh-jauh hari, bahkan sebelum musim haji tahun ini selesai.
Selain jadwal yang dimajukan, muncul pula sinyal-sinyal positif soal potensi penambahan kuota haji. Benarkah demikian?
Mari kita simak jadwal lengkapnya dan kabar terbaru soal kuota haji 2026!
Pelaksanaan Haji 2026 Dipercepat, Ini Jadwalnya
Meskipun pemulangan jemaah haji tahun ini masih berlangsung, persiapan haji 2026 sudah dimulai sejak 8 Juni 2025.
Pemerintah Arab Saudi ingin memastikan semua berjalan lancar, mulai dari penetapan kuota hingga penerbitan visa.
Berikut adalah beberapa tahapan penting dalam persiapan haji 2026:
8 Juni 2025 : Penerimaan berkas dokumen dan jadwal musim haji.
26 Juli 2025 : Transfer biaya haji awal dan lokasi tenda melalui Masar Nusuk.
9-23 Agustus 2025 : Melakukan konfirmasi menggunakan lokasi tenda seperti tahun sebelumnya.
24 Agustus 2025 : Melakukan kontrak untuk layanan maskapai penerbangan, transportasi dan hotel.
12 Oktober 2025 : Batas maksimal pendaftaran haji dan mengunggah data ke Masar Nusuk.
9 November 2025 : Menandatangani kontrak layanan jamaah.
21 Desember 2025 : Batas maksimal membayar jasa transportasi, hotel dan tenda.
4 Januari 2026 : Melakukan kontrak penyelesaian untuk pelayanan dasar dan penerbangan.
20 Januari 2026 : Melakukan transfer dana untuk hotel atau transit.
1 Februari 2026 : Batas maksimal kontrak hotel dan transportasi.
8 Februari 2026 : Fase awal penerbitan visa haji.
20 Maret 2026 : Fase akhir penerbitan visa haji.
25 Maret 2026 : Memulai pengisian pre-arrival data.
18 April 2026 : Para jamaah haji sudah mulai berdatangan ke Arab Saudi.
Kuota Haji 2026 Ada Kemungkinan Nambah?
Kabar gembira datang dari Menteri Agama Nasaruddin Umar. Ia sempat mengungkapkan bahwa ada sinyal-sinyal positif soal penambahan kuota haji 2026.
Alasan di baliknya adalah karena pemerintah Arab Saudi sedang gencar memperluas infrastruktur di tempat-tempat penting selama ibadah haji, terutama di Mina.
Perluasan ini bertujuan untuk menampung lebih banyak jemaah dan mengurangi kepadatan.
Namun, hingga saat ini, belum ada kabar terbaru lagi mengenai keputusan resmi soal penambahan kuota tersebut.
Kabar ini masih menunggu hasil pertemuan antara Menteri Agama Indonesia dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.
Kita berharap, dengan persiapan yang matang dan infrastruktur yang semakin baik, pelaksanaan haji 2026 akan berjalan lebih lancar dan kuota jemaah Indonesia bisa bertambah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






