Pemkot Semarang Targetkan Kenaikan Kunjungan Wisatawan Pada Libur Lebaran 2025

JATENG.AKURAT.CO, Panjangnya masa libur Lebaran 2025 membuat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menargetkan kenaikan wisatawan sebanyak 8,5 persen.
Berkaca pada libur lebaran 2024, kunjungan wisatawan saat itu mencapai 405.039 wisatwan.
Artinya, kunjungan lebaran tahun ini ditargetkan mencapai minimal 460.000 wisatawan.
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso optimistis bisa naik 8,5 persen dari periode yang sama tahun lalu.
"Sekarang libur hampir 20 hari. Kami akan semaksimal mungkin mendongkrak kunjungan wisatawan. Kami komunikasi dengan stakeholder, membangun jejaring, membuat promosi, paket bersama," papar Wing, Jum'at (28/3/2025).
Wing menyebut, sejumlah destinasi wisata siperkirakan akan menjadi lumbung wisatawan ke Kota Semarang antara lain Kota lama, Pantai Marina, Lawangsewu, Sam Poo Kong, Grand Maerokoco dan Semarang zoo.
Pada tahun lalu, Kota Lama sempat menduduki peringkat pertama top destinasi di Jawa Tengah dengan tingkat kunjungan 246.918 wisatawan.
Selain destinasi wisata favorit, menurut dia, atraksi wisata juga akan berpengaruh pada kunjungan wisatawan.
Pada sepekan Lebaran, ada sejumlah agenda antara lain Fest Sam Poo Kong, Event Kuliner Pulang Semarang di Metro Point Kota Lama.
Ada pula sejumlah event musik diantaranya di PRPP, Marina, dan Lawang Sewu, dan Semarang Zoo.
Semarang Zoo mengemas event Lebaran dengan Zooforian meliputi pertunjukan seni dan budaya.
"Untuk di UPTD Disbudpar, kami gelar penampilan seni dan budaya sepanjang libur lebaran yaitu di Goa Kreo, Taman Lele dan Agro Sodong," tambahnya.
Sementara, di publik area, pihaknya terbuka kepada para pegiat wisata untuk turut menyuguhkan atraksi mengisi libur Lebaran 2025.
"Ada beberapa mengajukan rekom keramaian dan sebagainta Smeoga menambah keramaian di Kota Semarang," ucapnya.
Di sisi lain, Wing mengimbau kepada pelaku wisata untuk waspada terhadap bencana di tempat wisata. Mengingat, hingga sekarang curah hujan masih cukup tinggi.
Pihaknya telah melayangkan surat edaran agar pelaku wisata senantiasa waspada terhadap bencana di Semarang.
"Kami harap tidak timbul bencana. Para pengelola tempat wisata kami harap waspada dab peduli dengan lingkungan masing-masing," pintanya.
Dia mendorong pengelolaan sampah dilakujan dengan baik agar tidak sampai menimbulkan banjir di kawasan wisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










