Jateng

Osima Yukari, Ini Kisah Pramugari Sekaligus Selebgram Asal Kendal Jadi Korban Kebakaran di Glodok Plaza Jakarta

Theo Adi Pratama | 20 Januari 2025, 07:55 WIB
Osima Yukari, Ini Kisah Pramugari Sekaligus Selebgram Asal Kendal Jadi Korban Kebakaran di Glodok Plaza Jakarta

JATENG.AKURAT.CO, Osima Yukari (30), saat ini sedang viral diperbincangkan di media sosial usai kebakaran mengerikan di Glodok Plaza Jakarta beberapa waktu lalu.

Osima Yukari ternyata adalah gadis kelahiran Kendal Jawa Tengah yang terkenal malang melintang pramugari di BBN Airlines Indonesia.

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi pramugari di Batik Air dan Asia Air.

Selain sebagai pramugari sejak lulus SMK, gadis yang memiliki akun instagram dan threads @osimayukari ini juga dikenal sebagai model dan selebgram. 

Namun nahas, gadis yang lahir tahun 1994 di Desa Wonosari Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal ini jadi salah satu korban kebakaran di Glodok Plaza Jakarta saat menghadiri ulang tahun rekannya.

Keluarga korban di Kendal juga sudah ke Jakarta untuk melakukan tes DNA guna pencocokan identitas korban.

Tetangga korban di kampung halaman, Slamet mengaku telah mendengar kabar musibah yang menimpa Osima. Ia turut merasakan duka mendalam atas kejadian tersebut.

"Tentu kami juga ikut berduka cita, kemarin Pak Soni orang tua Osima sudah ke Jakarta setelah mendengar kabar itu," kata Slamet pada Senin (20/1/2025).

Ia bercerita, Osima Yukari merupakan sosok yang ramah dan hangat di kalangan masyarakat.

Meskipun jarang pulang ke rumah, namun tetangga mengenal betul sosok Osima.

"Dia itu sosok yang ramah, meskipun jarang pulang tetapi dia itu baik orangnya," terang Slamet.

Ia menambahkan, Osima memang jarang pulang lantaran sibuk dengan pekerjaannya sebagai pramugari di Jakarta.

Bahkan, Osima sudah langsung bekerja setelah lulus SMA.

"Dia kan kerja jadi Pramugari di Jakarta, ya memang jarang pulang dianya," sambungnya.

Ayah korban, Edi Sunarsono atau Soni mengatakan, putrinya merupakan sosok berprestasi sejak SMA di bidang modelling.

Bahkan, ia menyebut jika putrinya telah menjalani profesi pramugari selama 10 tahun.

Ketika tinggal di Jakarta, Soni menuturkan putrinya tinggal bersama tantenya.

"Di Jakarta tinggal bareng tantenya, sudah jadi pramugari 10 tahun," sambungnya.

Ia bercerita, putrinya sewaktu kejadian masih berada di lantai 8 Plaza Glodok untuk merayakan ulang tahun temannya.

Diterangkan lebih lanjut, dirinya terakhir bertemu putrinya di TMII ketika rombongan kesenian dari Kendal menggelar pentas di sana.

"Anak saya lagi bareng teman-temannya merayakan ulang tahun temannya, ada 3. Tapi informasinya teman yang laki-laki selamat, dan lagi dirawat di rumah sakit," paparnya.

Soni pun kini hanya bisa pasrah menunggu proses pencarian dan identifikasi selesai.

Namun, ia masih menanti keajaiban seandainya putri kesayangannya bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

"Tentu kami berharap ada keajaiban Tuhan yang membuat putri saya selamat. Tapi kalau keadaan berkata lain, kami ikhlas," pungkasnya. 

Setelah mendengar kabar anaknya jadi korban glodok plaza, Soni segera berangkat ke Jakarta. Dia mengaku panik saat kehilangan kontak dengan putrinya.

Pasalnya, putrinya itu walaupun jarang pulang, tapi selalu memberikan kabar kesehariannya.

Soni langsung memberikan keterangan kepada pihak berwenang terkait putrinya yang diduga menjadi salab sat korban kebakaran di Glodok Plaza.

Komunikasi terakhir mereka terjadi pada 25 desember 2024, ketika oshima menyampaikan ucapan selamat natal dan tahun baru kepada kedua orang tuanya.

Selama berada di Jakarta, Soni menjalani pemeriksaan oleh tim disaster victim identification (DVI) untuk mencocokkan dna-nya dengan dna oshima. namun, hingga kini, jasad osama belum berhasil diidentifikasi.

Dengan berat hati, soni memutuskan untuk kembali ke kendal sambil terus berdoa agar jasad putrinya, meskipun hanya tinggal tulang belulang, dapat ditemukan dan dibawa pulang ke kendal untuk dimakamkan dengan layak.

“Saya setelah melihat kondisi di glodog plaza sudah mengikhlaskan jika putri saya jadi korban terbakar dalam gedung, saya masih berharap jika anak saya masih hidup semoga segera ketemu namun kalau sudah di tak dirkan kembali ke pangkuan Tuhan yang maha esa saya ikhlas, nanti jika jasadnya ada tetap akan saya rawat saya makamkan di kendal,” jelas Soni.

Tragedi kebakaran glodok plaza ini menjadi peristiwa yang sangat memilukan bagi keluarga korban.

Soni berharap kejadian serupa tidak terulang, soni juga berharap jika jasad anaknya ditemukan maka akan dimakamkan di tempat kelahirannya di Kendal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.