Hendi Bicara Adaptasi dengan 21 Kementerian Baru, Jateng Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Pusat

Akurat.co – Pemerintah daerah di seluruh Indonesia harus beradaptasi dengan 21 kementerian baru di Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Jawa Tengah sendiri menghadapi tantangan serupa agar jalannya pemerintahan provinsi tidak tertinggal dari pemerintah pusat.
Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 01, Hendrar Prihadi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan adaptasi jika nanti terpilih memimpin Jawa Tengah.
“Adaptasi dengan kementerian baru, terutama di 21 kemeterian yang merupakan pecahan dari 9 kementerian lama,” ujar pria yang akrab disapa Hendi dalam debat publik di MCC Semarang pada Rabu (30/10/2024).
Meski demikian, Hendi mengatakan bahwa apa yang menjadi keputusan Pemerintah Pusat harus dijalankan.
“Buat kami apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat harus dijalankan,” tegasnya.
Hal itu akan tetap dijalankan oleh Andika dan Hendi meskipun mereka harus menunggu Peraturan Pemerintah untuk merubah Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) untuk menyesuaikan dinas-dinas yang ada di jateng dengan jumlah kementrian saat ini.
“Namun perubahan Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) tidak serta merta bisa kami jalankan karena belum ada peraturan pemerintah yang mengatur tersebut,” ujarnya.
Untuk mengatasi ketiadaan Peraturan Pemerintah tersebut, Hendi mengatakan pihaknya akan membuat program ‘Miskin Struktur Kaya Fungsi’.
“Karena belum ada aturan pemerintah tersebut maka kami akan membuat sistem miskin struktur namun kaya fungsi agar pelayanan bisa efektif dan efisien,” jelasnya.
Menurut Hendi, saat ini dinamikanya berbeda karena kementeriannya jauh lebih banyak, sehingga menurut Hendi, pihaknya harus menunggu Peraturan Pemerintah dulu sebelum memutuskan penambahan Organisasi Perangkat daerah (OPD) supaya tidak ada ganjalan administratif atau hukum supaya penggunaan anggarannya tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







