Jateng

Petani Tembakau di Demak Mendapatkan Pelatihan Manajemen Agribisnis

Theo Adi Pratama | 24 Oktober 2024, 18:46 WIB
Petani Tembakau di Demak Mendapatkan Pelatihan Manajemen Agribisnis

Akurat.co – Tembakau adalah tanaman yang menjadi andalan di wilayah selatan kota Demak, di tiga kecamatan yakni Mranggen, Guntur, dan Karangawen, tembakau Demak menjadi andalan para petani saat kemarau tiba.

Hal inilah yang mendasari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Agribisnis Batch I dan II di Reinz Cafe & Resto.

Peserta pelatihan meliputi petani tembakau yang ada di Kecamatan Mranggen, Guntur, dan Karangawen.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Agus Herawan, S.IP., M.M. berharap agar para petani dapat memanfaatkan ilmu agribisnis yang disampaikan oleh para narasumber agar dapat memperoleh keuntungan yang optimal.

Sementara itu Ismed Rohadi Ma’ali, S.P. selaku Asisten Muda Penelitian Puslit Tembakau Klaten PTPN 1 Regional 4 dalam paparannya mengenai Pedoman Pasca Panen yang Baik menekankan agar pengolahan pasca panen yang dilaksanakan oleh para petani dapat dilaksanakan dengan baik, sesuai dengan SOP yang ada.

Sedangkan Kelapa Bidang Perkebunan Distanbun Provinsi Jawa Tengah Heru Cahya Nugraha, S.P., M.MA. menekankan agar petani pintar-pintar memilih strategi budidaya tembakau, apakah berdasarkan kualitas (grade) atau kuantitas (tonase). 

“Apabila mengejar kualitas, maka perlu intensifikasi pada tanaman budidayanya. Namun jika yang dipilih kuantitas, asal daun yang dapat dipanen banyak maka keuntungan pun meningkat,” ujarnya.

Ditambahkan juga oleh Murdiansyah Efendi selaku Analis Pengelola Komoditas Perkebunan, agar petani untuk menganalisis komponen biaya apa saja yang dikeluarkan selama membudidayakan tembakau.

Analisis usaha tani tembakau bermanfaat untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dari usaha tani tembakau, serta untuk menilai kelayakan usaha tani tersebut. ADVDEMAK

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.