Jateng

Pembinaan Asatidz TPQ, Evaluasi dan Peningkatan Mutu Ujian Bersama Santri

Theo Adi Pratama | 31 Agustus 2024, 13:20 WIB
Pembinaan Asatidz TPQ, Evaluasi dan Peningkatan Mutu Ujian Bersama Santri

Akurat.co - Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Badan Koordinasi (Badko) Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan pembinaan asatidz dengan tema "Evaluasi dan Peningkatan Mutu Ujian Bersama Santri" pada Sabtu 30 Agustus 2024.

Pembinaan asatidz Badko LPQ Kota Semarang dilaksanakan di kantor Sekretariat Jl. Dewi Sartika Timur IVc Sukorejo Gunungpati Semarang.

Pembinaan dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusiasme, acara yang dihari para pengurus Badko LPQ kota Semarang, para ketua Badko kecamatan secara langsung serta peserta pembinaan yang lain mengikuti secara online, tujuan utama untuk memperkuat kualitas pengajaran serta metode evaluasi demi mendukung kemajuan akademik dan spiritual santri.

Kegiatan pembinaan ini dibuka dengan sambutan oleh Ketua umum Badko LPQ Kota Semarang Dr. Bahrul Fawaid, yang menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam proses belajar mengajar.

"Evaluasi tidak hanya untuk mengukur sejauh mana pemahaman santri terhadap materi, tetapi juga untuk menilai efektivitas metode pengajaran yang kita terapkan," ujarnya.

Bahrul melanjutkan, dinamika adalah syarat menjadi organisasi maju dalam perjalanannya dinamika dari sisi positif maupun negatif, perihal perbedaan paradigma ujian tentu bisa diselaraskan melalui pembinaan, sosialisasi dan panduan yang dibuat.

"Badko bisa sebesar ini karna sinegritas, mari hilangkan subjektifitas personal, oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memperbarui dan meningkatkan cara-cara kita dalam mengajar dan menguji," ujar Bahrul.

Selama pembinaan, para asatidz mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang berbagai teknik evaluasi modern yang berbasis kompetensi dan kebutuhan santri.

Pemateri pertama, Hj. Nanik Zulfa dari pengurus Badko LPQ kota Semarang, memaparkan pentingnya pendekatan evaluasi yang komprehensif, yang tidak hanya fokus pada hafalan tetapi juga pada pemahaman dan aplikasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu dari evaluasi ujian bersama Cukup memprihatinkan karna nilai dibawah minimal, tentu dalam kesempatan ini perlunya peran para Asatidz untuk terus mendampingi memantau serta membimbing santrinya perlu diperhatikan ilmu tajwidnya seperti: mahorijul huruf, sifatul huruf, dan ahkamul huruf.

"Kemudian sebagianya mari bersama-sama memupuk semangat meningkatkan kualitas dalam membaca Al-Qur'an," tandas nanik.

Dalam sesi yang bersamaan Siti Fadhilah juga menyampaikan evaluasi bahwasanya para peserta ujian bersama dan para Asatidz belum memahami petunjuk teknis (Juknis).

Ujian kali memang agak berbeda dilaksanakan ada yang tatap muka dan ada beberapa mata ujian dilaksanakan secara daring, ada kendala yang dihadapi seperti salah pengirian link dan lain sebagainya.

disamping itu kurangnya persiapan ujian serta banyak peserta yang sudah mendaftar namun tidak hadir pada saat pelaksanaan, ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama baik pengelola TPQ, pengurus Badko LPQ dan juga tanggungjawab orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya dalam keseriusan pembelajaran sampai peklasaan ujian.

"Perlunya kesungguhan dan kedislipinan para Asatidz dalam mendampingi santri," imbuh Fadhil.

Sementara itu secara teknis evaluasi disampaikan oleh Siti Marfungah wakil sekretaris Badko LPQ kota Semarang, bahwa ada pendaftaran persiapkan layanan baru TKQ, TPQ dan TQA.

"Sehingga ujian kedepan bisa dilaksanakan secara bersama dari berbagai tingkatan. Dari sisi teknis ada banyak catatan sehingga salah penginputan link tidak dinilai," paparnya.

Jika pada pelaksanaan ujian tahun 2024 tidak lulus maka tahun 2025 tidak ada kenaikan biaya (bisa ulang kembali), hal ini memeberikan kesempatan bagi yang belum lulus.

"Tetapi ketika 2 kali tidak lulus maka mendaftar kembali seperti awal kembali," pungkas marfungah.

Pembinaan juga mencakup dialog interaktif di mana para asatidz dapat berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola ujian di TPQ.

Melalui pembinaan ini, para peserta diharapkan dapat saling mendukung dan menemukan solusi kreatif untuk meningkatkan mutu ujian dan pengajaran di TPQ.

Acara ini ditutup dengan perumusan langkah-langkah strategis yang akan diterapkan ke depan untuk meningkatkan mutu ujian dan pembelajaran di TPQ.

Para asatidz sepakat bahwa pembinaan seperti ini sangat penting dan perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan di TPQ terus berkembang seiring dengan perkembangan kebutuhan santri.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Badko LPQ Kota Semarang berharap para asatidz TPQ dapat lebih memahami teknik evaluasi yang efektif dan mampu meningkatkan mutu pengajaran, sehingga santri dapat mencapai pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif terhadap ajaran Al-Qur'an.

Badko LPQ Kota Semarang adalah organisasi yang menaungi lembaga pendidikan al-qur’an yang berkomitmen untuk mengembangkan karakter dan ilmu pengetahuan santri melalui pendekatan yang holistik antara ilmu agama dan umum.

Dengan fokus pada peningkatan mutu pendidikan, Badko LPQ terus berinovasi dan melakukan pembinaan kepada para pendidik untuk menciptakan generasi yang unggul dalam ilmu dan akhlak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.