Waspadai Penularan MERS-Cov bagi Jemaah Haji Indonesia: Kenali Cara Penularan, Gejala dan Cara Pencegahannya

JATENG.AKURAT.CO, Menjelang musim haji, jemaah haji Indonesia perlu mewaspadai penularan Sindrom Pernapasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Penyakit ini disebabkan oleh virus korona yang dikenal sebagai Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV).
MERS-CoV pertama kali diidentifikasi dan telah dikaitkan dengan infeksi manusia dari unta tunggangan di beberapa negara Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.
Seiring meredanya COVID-19, muncul kembali ancaman penyakit pernapasan lainnya, yaitu Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV).
Virus ini pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi pada tahun 2012 dan telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
Bagaimana MERS-CoV Menyebar?
MERS-CoV dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kontak dengan unta yang terinfeksi.
Penularan juga bisa terjadi antar manusia melalui percikan ludah (droplet) dari batuk atau bersin pasien MERS-CoV, serta kontak dengan benda yang terkontaminasi virus.
Gejala MERS-CoV
Gejala MERS-CoV dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Gejala ringan meliputi:
- Demam
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Nyeri otot
- Kelelahan
Gejala berat meliputi:
- Sesak napas
- Pneumonia
- Gagal ginjal
- Kematian
Kelompok Berisiko MERS-CoV
Beberapa kelompok berisiko tinggi terkena MERS-CoV, yaitu:
- Orang yang melakukan perjalanan ke Timur Tengah atau negara lain dengan kasus MERS-CoV
- Orang yang bekerja dengan unta atau produk unta
- Orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien MERS-CoV
Pencegahan MERS-CoV
Pencegahan MERS-CoV dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:
- Hindari kontak dengan unta atau produk unta di negara-negara dengan kasus MERS-CoV
- Jaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi
- Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu atau siku bagian dalam
- Menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit
- Menggunakan masker jika berada di tempat umum yang ramai
- Konsultasi dengan petugas medis bila mengalami masalah kesehatan
Jika Anda mengalami gejala MERS-CoV, segera periksakan diri ke dokter.
Informasi lebih lanjut tentang MERS-CoV dapat diperoleh dari:
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: https://kemkes.go.id/
- World Health Organization (WHO): https://www.who.int/
Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan tentang MERS-CoV untuk mencegah penyebarannya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis





