PKS-Golkar Amankan Satu Tiket untuk Usung Calon Walikota Semarang, Siapa yang Diusung?

Akurat.co - Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menjalin koalisi untuk Pilkada Kota Semarang 2024. Koalisi ini memastikan dua partai tersebut bisa mendaftarkan calon pasangan kepala derah ke KPU.
Pasalnya, Golkar memiliki 4 kursi dan PKS 6 kursi DPRD Kota Semarang. Jika digabung, maka koalisi ini memiliki 10 kursi sebagai jumlah minimal untuk mencalonkan Walikota dan Wakil Walikota Semarang.
Pasalnya, total kursi di DPRD Kota Semarang ada 50 kursi dan syarat minimal mengusung calon harus memenuhi 20 persen kursi yang tersedia. Maka, 10 kursi tersebut sudah cukup.
Baca Juga: PT KAI Tambah 7 Kereta Api untuk Libur Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus
Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar dan DPD PKS bertemu di kantor DPD Golkar Kantor Semarang, Jalan Veteran 32A.
Pertemuan kedua tersebut menindaklanjuti pertemuan sebelumnya di kantor DPD PKS, sekaligus meneguhkan keseriusan dua partai untuk berkoalisi menghadapi Pilkada 2024 Kota Semarang.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang, Erry Sadewo mengatakan pertemuan pihaknya adalah silaturahmi politik persiapan menghadapi Pilkada Kota Semarang yang tahapannya segera dimulai.
Dalam pertemuan, Golkar dan PKS bersepakat akan menyiapkan bakal calon wali kota dan wakil wali kota.
“Kami memastikan sudah punya tiket untuk Pilkada Kota Semarang, tinggal menyiapkan calon yang punya kriteria memimpin Kota Semarang yang adil, bisa menyejahterakan dan tentu saja membawa keteduhan sebagaimana pohon beringin,” beber dia, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga: Sengit! Siapa Jagoanmu di Babak 32 Besar Liga 3 Nasional?
Dan sebagai persiapan pengusungan balon kepala daerah, lanjut Erry, PKS dan Golkar akan menyiapkan tim kecil untuk membuat rumusan-rumusan teknis untuk menentukan langkah berikutnya. Tim kecil tersebut berjumlah enam orang, tiga dari Golkar dan tiga dari PKS.
“Golkar PKS sudah bersepakat dan kami terbuka untuk sedulur-sedulur partai yang lain,” tegasnya.
Sementara, Ketua DPD PKS Kota Semarang, Suharsono menambahkan silaturahmi balasan ke kantor Golkar menunjukkan keseriusan pihaknya dalam membangun kebersamaan kedua partai.
“Kami terbuka untuk siapapun yang ingin mencalonkan wali kota wakil wali kota. Kami sudah ada tiket, tinggal menyiapkan calonnya,” ujar politisi yang juga Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang ini.
Terkait persyaratan pendaftaran maupun kriteria calon kepala daerah yang akan diusung, Harsono menyebut nanti akan dirumuskan tim kecil yang dibentuk PKS dan Golkar.
“Yang penting calon tersebut punya kemampuan membawa Kota Semarang lebih baik dan punya kapasitas sebagai pemimpin,” katanya.
“Kriterianya jelas punya kapabilitas, kapasitas, elektabilitas atau popularitas, jelas ini sebagai salah satu kriteria. Karena koalisi ini ingin menang dan bisa membawa Kota Semarang lebih baik,” imbuh dia.
Baik Erry maupun Suharsono menegaskan, koalisi Golkar dan PKS masih membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung.
Termasuk calon kepala daerah nanti yang diusung, tidak terbatas dari kalangan internal dua partai. Siapapun, kader partai lain maupun tokoh masyarakat Kota Semarang, punya peluang yang sama untuk diusung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









