Garis Finish di Paris: Shin Tae-yong Kerahkan Segala Upaya Demi Satu Tiket Terakhir Menuju Olimpiade!

AKURAT.CO, Pelatih kepala Indonesia, Shin Tae-yong, menghadapi tantangan berat untuk mempersiapkan pemainnya yang kelelahan untuk pertandingan penentuan ke Olimpiade melawan Guinea pada Kamis mendatang, setelah kalah 2-1 dari Irak dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Piala Asia U23 AFC Qatar 2024™.
Tim Shin kehilangan peluang dalam waktu tambahan, meski sempat memimpin melalui gol jarak jauh Ivar Jenner.
Gol-gol dari Zaid Tehseen dan Ali Jasim memastikan Irak meraih salah satu dari tiga slot otomatis Asia untuk Olimpiade di Paris.
Namun, tim Indonesia masih memiliki kesempatan untuk lolos ke Olimpiade dengan mengalahkan tim Afrika di Paris.
Shin menyadari bahwa akan memerlukan usaha besar untuk merevitalisasi pemainnya dalam minggu mendatang.
"Saya harus melakukannya dengan baik," ujarnya tentang kebutuhan untuk mengangkat kondisi mental dan fisik para pemainnya. "Para pemain sangat lelah dan kehabisan tenaga, mereka sebenarnya sudah terbakar."
Baca Juga: Lewat Air Mata di Doha, Garuda Muda Bidik Satu Kesempatan Terakhir untuk Menuju Langit Paris!
"Selama dua atau tiga hari kami hanya akan fokus pada pemulihan, saya bahkan tidak akan membiarkan pemain menyentuh bola. Setelah itu, kami memiliki tiga atau empat hari dan kemudian kami akan melakukan pekerjaan taktis dan menganalisis lawan kami."
"Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mengambil kesempatan terakhir ini untuk pergi ke Olimpiade. Keinginan saya adalah agar empat tim Asia berpartisipasi di Olimpiade," tambah Shin.
Tim Shin sempat bermimpi selama sembilan menit babak pertama bahwa negara tersebut akan berangkat ke Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1956 ketika Jenner membawa Indonesia unggul dengan tendangan jarak jauh di menit ke-19.
Baca Juga: Ali Jasim: Gol Keemasan yang Mengguncang Hati Fans Indonesia, Membawa Irak ke Olimpiade!
Namun, gol kepala Tahseen menyamakan kedudukan dan, dengan kedua tim tidak dapat mencetak gol kedua dalam waktu normal, Jasim mencetak gol enam menit ke waktu tambahan untuk memastikan kualifikasi Olimpiade ketiga Irak sejak 2004.
"Sangat disayangkan tentang hasilnya," kata Shin.
"Kami telah melakukan yang terbaik, tetapi kami masih memiliki satu kesempatan lagi untuk pergi ke Olimpiade."
"Kedua tim berjuang keras untuk mendapatkan tempat ketiga dan tiket ke Olimpiade, kedua tim telah melakukan dengan sangat baik dan melakukan upaya besar. Saya berterima kasih untuk tim saya, para pemain saya atas usaha besar mereka dalam pertandingan ini."
Sementara para pemain Indonesia tetap fokus untuk melanjutkan pencarian mereka untuk tempat di Olimpiade, masa depan jangka panjang tampak cerah untuk Shin dan timnya dengan banyak di skuad yang sudah sering tampil untuk tim nasional senior.
"Dalam beberapa tahun ke depan kami masih akan terus berkembang lagi dan lagi, jadi saya cukup yakin kami akan terus tumbuh dan menjadi tim yang lebih baik," kata Shin tentang prospek skuadnya.
"Pikiran para pemain telah berubah dan kemauan mereka menjadi sangat kuat. Mereka juga memiliki ketekunan. Saya memiliki filosofi saya sendiri dan para pemain mengikuti gaya permainan saya dengan baik dan mereka menikmatinya. Faktor-faktor ini telah mempengaruhi perkembangan sepak bola Indonesia baru-baru ini."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









