HK Realtindo Kenalkan Hotel-hotel di Bawah Naungannya, Siap Ekspansi ke IKN, Jogja, dan Semarang

AKURAT.CO, PT HK Realtindo menggelar pertemuan dengan hotel-hotel yang berada di bawah naungannya untuk memperkenalkan fasilitas dan layanan terbaru dalam memuaskan pelanggan.
Dalam pertemuan tersebut hadir perwakilan dari Hotel Aston Simatupang Jakarta, Habiter Jakarta, Up Peak Semarang, Harper Cawang, dan Izi Cozi Jakarta.
Direktur Bisnis dan Teknik PT. HK Realtindo, M Rozi Rinjayadi saat berada di Hotel Up-Peak Semarang mengatakan pihaknya saat ini juga mengelola cabang bisnis perhotelan yang dibagi dua, yaitu pengelolaan gedung dan manajemen. Selain itu, saat ini HK Realtindo juga mengelola rest area tol.
"Untuk bisnis hotel ada pengelolaan gedung, manajemen, dan rest area tol," ujarnya, Minggu (10/3/2024).
Rozi mengatakan bahwa mengelola bisnis hospitality (perhotelan) memang berbeda dengan bisnis kontruksi yang selama ini menjadi core bisnis HK Realtindo.
Rozi menjelaskan dalam dunia perhotelan butuh SDM-SDM dengan kemampuan yang sesuai bidangnya dan luwes dalam berkomunikasi.
"SDM kami datang dari berbagai latar belakang keilmuan sesuai dengan kebutuhan manajemen serta merekrut para professional ekspert di bidang perhotelan," tutur Rozi.
Selain itu, dalam dunia hospitality, media harus dijadikan mitra untuk memasarkan produk layanan serta memberikan pemahaman yang baik pada masyarakat.
"Untuk kerjasama dengan media kami perlu merawat komunikasi. Artinya kerjasama dengan media sangat kami harapkan," ujarnya.
Investasi di IKN, Jogja, dan Semarang
HK Realtindo sendiri, kata Rozi, akan mengerjakan proyek baru di Jogjakarta dan Ibu Kota Negara (IKN).
"Terdekat akan ada pengembangan Landed di Jogja dan IKN. Untuk Jogja kami akan membangun properti bagi kelas menengah ke atas," ungkapnya.
Sementara itu, untuk pengembangan investasi di Semarang Rozi menjelaskan setelah selesai pandemi banyak investor yang tertarik mengekspansi bisnis ke daerah-daerah baru.
"Rencana pengembangan di Semarang, sudah masuk dalam rencana jangka panjang. Jika animo industrinya bagus, itu akan memicu pertumbuhan sektor residensial ataupun komersial," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










