Ahmad Rofik Beri Komentar Soal Polling Pemilihan Bakal Calon Gubernur Jateng

AKURAT.CO Munculnya nama-nama sejumlah tokoh dan politisi dalam pollingkita.com untuk bakal calon Gubernur Jawa Tengah cukup menyita perhatian akademisi.
Salah satu yang memberikan komentar adalah Ahmad Rofiq MA, seorang pengamat Politik dari FISIP Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
Ahmad Rofiq mengatakan para tokoh tersebut dipilih dalam polling untuk memimpin propinsi Jawa Tengah dalam pilkada Nopember 2024 nanti menandai adanya keinginan rakyat Jawa Tengah.
Polling sendiri saat ini menampilkan sejumlah nama tenar di Jawa Tengah seperti Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi di urutan Pertama, Lukman Hakim seorang anggota DPR RI dari PKB, Sholahuddin Ali selaku Ketuta PW GP Ansor Jateng, mantan Walikota Semarang sekaligus Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi, serta Abdul Kholiq mantan Bupati Wonosobo yang sekarang maju di DPD RI.
"Kebetulan klasemen polling tersebut dipimpin oleh tokoh masyarakat Jawa Tengah sekaligus Kapolda Jateng (Ahmad Luthfi) atau dipimpin politisi yang mewakili tiga partai politik besar di Jawa Tengah yaitu PDIP (Hendrar Prihadi), PKB (Lukman Jambi) dan Gerindra (Sudaryono)," ujar Ahmad Rofik pada Jum'at (8/3/2024).
Rofik mengatakan mungkin saja dalam realitas kontestasi pilkada Jawa Tengah 2024 ini akan terjadi persaingan politik diantara ketiga partai besar tersebut atau malah ada suatu koalisi diantara mereka untuk memenangi Pilkada.
Baca Juga: KONI Kota Semarang Dorong Perkembangan dan Pembinaan Kenshi di Semarang
"Hanya saja untuk tokoh masyarakat seperti Kapolda tentu bisa tampil dalam kontestasi pilkada jika dicalonkan oleh partai politik dan yang bersangkutan berminat atau bersedia," tutur Rofik lagi.
Rofik sendiri mengatakan polling pemilihan bakal calon Gubernur Jawa Tengah yang ada du website pollingkita.com hanya hiburan karena tak memenuhi kaidah metodologis dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Polling model gini kan sifatnya hanya hiburan karena memang dari sisi metodologi tidak bisa dipertanggungjawabkan dan memang hanya utk hiburan buat rakyat," tuturnya.
Baca Juga: Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin Pengendara Dibawah Umur
Rofik menandaskan hasil dari polling itu bisa berubah-rubah tergantung selera para voter.
"Siapa saja rakyat secara terbuka maunya milih siapa, bukan dengan metode sampling. Dan hasil itu masih sangat bisa berubah-ubah tergantung pada kelompok mana polling itu berputar," bebernya.
Walau demikian, tandas Rofik, hasil polling ini bisa memberi gambaran figur siapa saja yang dari sisi popularitas dan elektabilitas sudah dikenal masyarakar Jawa Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










