Jateng

Anaknya Hilang Saat Bangun Tidur, Sang Ibu Kaget dan Berteriak Histeris

Theo Adi Pratama | 29 Januari 2024, 14:26 WIB
Anaknya Hilang Saat Bangun Tidur, Sang Ibu Kaget dan Berteriak Histeris

AKURAT.CO, Seorang ibu di Petarukan Pemalang berteriak histeris saat tahu anaknya yang berusia 2,5 tahun hilang entah kemana persis saat bangun tidur.

Sang ibu sendiri tidur bersama bayinya tersebut di rumahnya yang berada tepat di tepian Sungai Petarukan.

Kepala SAR Semarang, Budiono, langsung menyiagakan pasukan untuk melakukan pencarian sesaat setelah mendapat laporan tersebut. Diduga, bayi terjatuh dan hanyut di aliran sungai.

Baca Juga: Himbauan Ketat untuk Laga Persebaya vs PSIS: Tanpa Suporter Tim Tamu

"Kami dapat laporan bahwa telah hilang balita atas nama Alinka Nadira Almaira (2,5 Tahun) warga Desa Temuireng RT. 11/ RW 02 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Diduga korban jatuh ke sungai yang hanya berjarak 5 meter dari belakang rumahnya," kata Budiono, Senin (29/1/2024).

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (28/1/24) siang pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya, sang ibu telah mencari anaknya bahkan juga ditanyakan ke warga sekitar, tak ada satupun yang melihatnya.

Baca Juga: Sindikat Pembobol Minimarket di Empat Kabupaten Akhirnya Dilumpuhkan Polres Tegal

Budiono melanjutkan, saat ini pencarian tengah dilakukan oleh Unit Siaga SAR Pemalang beserta tim SAR gabungan lainnya.

Pencarian dilakukan dengan cara penyisiran sepanjang sungai Petarukan tersebut sejauh dua kilometer ke arah Utara dari lokasi titik diduga korban terjatuh.

Baca Juga: Himbauan Ketat untuk Laga Persebaya vs PSIS: Tanpa Suporter Tim Tamu

“Tim SAR cukup kesulitan melakukan pencarian karena arus sungai yang cukup deras dan dalam, juga banyaknya pohon tumbang di beberapa titik pinggiran aliran sungai akibat tergerus arus,” tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.