Suporter Pekalongan Tiba-tiba Menyerang Warga Usai Rayakan Juara, Polda Jateng Jelaskan Kronologisnya

AKURAT.CO, Kerusuhan suporter melawan warga kembali terjadi di Desa Kalibalik Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang pada Sabtu malam (13/1/2024) pukul 22.00 WIB.
Kerusuhan tersebut melibatkan Kalong Mania yang perupakan suporter Persip Pekalongan dan warga setempat.
Kalong mania sendiri melakukan perjalanan pulang ke Pekalongan setelah merayakan keberhasilan Persip Pekalongan menjadi juara Liga 3 wilayah Jawa Tengah usai menyingkirkan Persibangga Purbalingga melalui adu pinalti di babak final.
Baca Juga: Kota Semarang Capai Realisasi Belanja APBD Tingkat Kota Tertinggi se-Indonesia Tahun 2023
Pertandingan final Liga 3 sendiri diselenggarakan di Stadion Jatidiri Semarang pada sore harinya.
Berdasarkan informasi dari Kombes Pol Satake Bayu Stefanus selaku Kabid Humas Polda Jateng, setelah pertandingan final Liga 3 antara Persip melawan Purbalingga di Stadion Jatidiri Semarang, ribuan suporter Kalong Mania mengendarai sepeda motor dan dua bus dari semarang menuju ke Pekalongan.
Namun saat melintas di Desa Kalibalik Perbatasan Kecamatan Gringsing Batang (depan masjid Kalibalik) Suporter Persip Pekalongan turun semua dari bus dan mengejar warga yang sedang menonton konvoi suporter tersebut di sebrang jalan.
"Warga yang merasa dikejar suporter lari menuju ke arah utara (masuk gang) dan warga tersebut dilempari batu oleh suporter Persip Pekalongan. Kemudian suporter yang lari ada yang membawa kayu," ujar Satake Bayu setelah mendapat laporan lengkap dari Polres Batang pada Sabtu (14/1/2024).
Satake melanjutkan cerita, setelah warga lari dikejar suporter, warga tersebut berteriak-teriak dan didengar oleh warga lainnya. Tak ayal warga yang jumlahnya bertambah banyak menyerang balik suporter pekalongan.
Setelah itu kerusuhan dihalau oleh anggota Polsek Limpung, Polsek Gringsing, Polsek Subah dan anggota Koramil Banyiputih. Kemudian suporter tersebut berhasil diantarkan aparat untuk melanjutkan perjalanan ke arah barat.
"Gara-gara kejadian itu jalan menjadi agak macet," jelas Satake menambahkan.
Setelah rombongan suporter berjalan lepas dari wilayah Banyuputih, warga Desa kalibalik mulai berkumpul dan mengadakan sweeping sepeda motor yang melintas ke arah barat yang disangkanya ada suporter yang tercecer dibelakangnya.
"Akibat sweeping tersebut jalan menjadi macet namun setelah dihalau oleh petugas dan himbauan dari sound yang dimasjid akhirnya warga membubarkan diri," tutup Satake Bayu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dikabarkan Sakit Mendadak, Ini Fakta Meninggalnya Putri Juficha Tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-26
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Jadwal dan Prediksi Skor Persib vs Sabah FC Malam Ini: Maung Bandung Tampil Pincang, Mampukah Tetap Menang? Siaran Langsung Indosiar
- 4Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 5Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Prediksi Skor Persebaya vs Penang FC: Bajul Ijo Incar Kemenangan di Hadapan Bonek dan Bonita
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Diburu Tiga Raksasa Liga Inggris! Victor Osimhen Jadi Rebutan Manchester United, Arsenal dan Tottenham








