Polisi Berhasil Mengurai Kronologi Penyebab Kebakaran SPBU Undip, Kerugian Mencapai 300 Juta Rupiah

AKURAT.CO Polsek Tembalang Kota Semarang berhasil mengurai kronologi meledaknya mesin pengisian bahan bakar di SPBU Undip pada Rabu siang (10/1/2024).
Penelusuran dilakukan Polsek Tembalang dengan menerjunkan tim SPKT dan Piket Fungsi Polsek Tembalang setelah mendapat laporan adanya kebakaran dan ledakan di dispenser pompa bahan bakar di SPBU UNDIP Tembalang.
Kapolsek Tembalang Kompol Wahdah Maulidiawati mengatakan informasi awal yang dihimpun dari saksi mata, kejadian tersebut bermula dari ledakan dan kebakaran dari bagian belakang SPBU, tempat panel listrik dan genset berada.
Baca Juga: Bawaslu Awasi Secara Melekat 525 Petugas Sortir Lipat Surat Suara Pemilu 2024 di Kota Semarang
Saksi langsung melarikan diri ke jalan utama bersama operator SPBU. Kurang lebih dua detik kemudian, dispenser/island pump 2, 4, 5, 8, dan 11 meledak.
"Satpam dan operator SPBU UNDIP berupaya memadamkan sisa api dengan menggunakan alat pemadam api milik SPBU dan melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas yang kemudian meneruskannya ke Kapolsek & Piket Fungsi Polsek Tembalang," ujar Wahdah.
Dengan dibantu Bhabinkamtibmas, lanjut Wahdah, satpam SPBU dan operator gabungan berhasil memadamkan api dengan menggunakan alat APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
Baca Juga: Mbak Ita Gencarkan Program Pembangunan Kota Semarang di Tahun 2024
"Selanjutnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian bersama Piket Fungsi Polsek Tembalang dan Polsek INAFIS Semarang," tuturnya.
Sesaat setelah itu, polisi mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi. Mereka juga telah berkoordinasi dengan Inafis Polrestabes Semarang dan Cabfor Labfor Polda Jateng untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"TKP sudah diamankan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Inafis Polrestabes Semarang dan Cabfor Labfor Polda Jateng untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.
Baca Juga: Kasus Perdagangan Anjing Ilegal, Polrestabes Semarang Tetapkan 5 Tersangka
Wahdah melanjutkan, ledakan tersebut mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas di SPBU tersebut, antara lain tujuh dispenser pompa, satu genset, dan satu ruang panel listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun petugas kebersihan SPBU mengalami luka ringan. Perkiraan kerugian materil kurang lebih Rp. 300.000.000,00 (tiga ratus lima puluh juta rupiah).
"Polrestabes Semarang terus menyelidiki penyebab kebakaran dan ledakan tersebut. Pembaruan lebih lanjut mengenai penyelidikan akan diberikan segera setelah hasil oleh TKP dikeluarkan," tutup Wahdah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 5Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 9Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan









