Jateng

Ramalan Primbon Jawa: Keistimewaan Weton Minggu Legi Menurut Kalender Jawa

Theo Adi Pratama | 31 Desember 2023, 17:50 WIB
Ramalan Primbon Jawa: Keistimewaan Weton Minggu Legi Menurut Kalender Jawa

AKURAT.CO Primbon, Hari ini, pada Minggu (31/12/2023), bertepatan dengan pasaran Legi dalam kalender Jawa.

Dalam hitungan Jawa, hari ini juga bersesuaian dengan tanggal 17 Jumadilakir 1957, berada di Tahun Jimawal, Windu Sancaya, dan Wuku Wukir.

Ini menandakan bahwa hari ini memiliki makna khusus menurut perhitungan tradisional Jawa.

Baca Juga: Misteri Hantu Banaspati: Kisah Gelap Dibalik Ilmu Hitam yang Sudah Lama Ada di Tanah Jawa

Minggu Legi

Hari kelahiran yang jatuh pada Minggu Legi atau Ngahad Legi memiliki neptu 10.

Orang yang lahir pada hari ini umumnya memiliki banyak keinginan, pandai menyembunyikan perasaan, serta cerdik dalam memecahkan masalah yang kompleks dan misterius.

Pangarasan

Pangarasan pada weton ini adalah Aras Pepet, yang bermakna sering merasakan prihatin, hidup dalam keterbatasan, dan serba kekurangan.

Hal-hal yang diinginkan seringkali sulit untuk tercapai, dan pemilik weton ini diuji oleh kehidupan yang penuh tantangan.

Baca Juga: Misteri Akar Mimang yang Membingungkan: Pengaruh Magis yang Kuat di Balik Kepercayaan Masyarakat Jawa dan Bali

Pancasuda

Pancasuda weton Minggu Legi adalah Sumur Sinaba, yang artinya memiliki kecerdasan dan wawasan luas, serta dapat menjadi pangungsening kapinteran atau pandai.

Orang dengan weton ini juga dianggap dapat menjadi pelindung bagi keluarganya.

Dengan pengetahuan yang memadahi, tidak mengherankan jika pemilik weton Minggu Legi sering dicari oleh orang lain untuk mendapatkan petuah dan nasehatnya.

Mereka memiliki kebijaksanaan dalam memberikan pandangan hidup dan solusi untuk mengatasi berbagai kesulitan.

Baca Juga: Misteri Hantu Jerangkong: Arwah Pencuri Telur yang Mengerikan di Tanah Jawa

Penting untuk diingat bahwa interpretasi tentang weton ini bersifat tradisional dan memiliki nilai simbolis.

Meskipun demikian, banyak orang yang masih menghargai dan mempercayai kepercayaan Jawa dalam menentukan hari baik untuk berbagai kegiatan atau merayakan peristiwa penting dalam hidup mereka.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.