Jateng

Harga Stabil Suplai Melimpah, Zulhas Lakukan Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Bulu Kota Semarang

Theo Adi Pratama | 19 Desember 2023, 10:26 WIB
Harga Stabil Suplai Melimpah, Zulhas Lakukan Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Bulu Kota Semarang


AKURAT.CO, Para pedagang di pasar Bulu Kota Semarang antusias menyambut kedatangan Menteri Perdagangan Zulkifli Hassan, Selasa (19/12/2023).

Para pedagang Pasar Bulu sebenarnya sebagian ada yang belum mengetahui kedarangan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Menteri Perdagangan datang ke Semarang memang untuk melakukan sidak harga bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru. Oleh sebab itu, kedatangannya terkesan mendadak.

Baca Juga: Forwakot Gelar Lomba Mewarnai Bersama Kokola Biskuit Halal Keluarga Indonesia

Sejak datang pada pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB, Menteri Perdagangan memastikan suplai pangan dan bahan pokok (bapok) memadai.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu juga menyimpulkan harga-harga bahan pokok di Semarang stabil, bahkan cenderung murah.

Dia mencontohkan harga cabai di pasar Bulu yang sekitar 48 ribu rupiah perkilogram. Harga tersebut jelas sangat murah jika dibandingkan beberapa waktu lalu yang mencapai 100 ribu rupiah perkilogram.

"Jadi sudah tidak ada lagi nyari cabai (harganya) Rp 100 ribu. Itu sudah murah," tegas Zulhas.

Baca Juga: Menggali Kelezatan Angkringan: Jejeran Menu Andalan dan Juga Sejarah dari Tradisi Masyarakat Jawa

Selain cabai, beberapa bahan pokok dan kebutuhan hari raya juga cenderung murah. Zulhas menyebutkan daging ayam harganya di level Rp 32-33 ribu perkilogram, padahal di kota lainnya harga ayam masih berada di kisaran Rp 35-38 ribu.

Harga minyak goreng juga terpantau oleh Zulhas stabil. Begitupun dengan telur yang harganya 26 ribu rupiah perkilogram. Padahal di kota lain berkisar 28 ribu rupiah perkilogram.

"Di sini harga telur cuman 26 ribu rupiah. Beda dengan kota lain," terangnya.

Berdasarkan data yang diterima oleh Kementerian Perdagangan, suplai bahan pokok ke Kota Semarang sangat melimpah.

Baca Juga: Mengulik Keindahan 8 Cafe Kekinian dan Instagramable di Kecamatan Depok, Sleman Yogyakarta

Walaupun Semarang termasuk kota metropolitan, namun jarak dari daerah pertanian sangat dekat, sehingga suplai bahan pokok tidak pernah putus.

Oleh sebab itu, Sulhas menghimbau agar warga Kota Semarang tidak khawatir akan kelangkaan bahan pokok yang berujung pada pemborongan (panic buying) berlebuhan.

"Stabilnya harga bahan pokok jelang Nataru lantaran suplai yang melimpah. Karena itu saya meminta masyarakat tak perlu khawatir dan memborong barang berlebihan," tutur Zulhas.

Baca Juga: Menikmati Suasana Unik di 8 Cafe Sekitar Stasiun Lempuyangan Jogja Sambil Menantikan Keberangkatan Kereta

Sebagai informasi, Zulhas sebelumnya juga melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Indonesia, mulai dari Sumedang, Aceh, Kepulauan Riau, Sambas dan sejumlah daerah lainnya. Upaya ini dilakukan untuk melihat stabilitas harga bahan pokok menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2024.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.