Korban Kebakaran Gegara Bakar Ikan Mendapat Bantuan Dinsos P2PA

AKURAT.CO DEMAK – Saat musim kemarau sekarang ini memang rawan dengan adanya bencana kebakaran, entah itu lahan atau rumah.
Untuk itulah perlu sosialisasi dan himbauan kepada seluruh masyarakat luas agar selalu berhati-hati agar tidak sembarangan membakar semak, meninggalkan pembakaran tanpa disiram atau tidak sembarangan memasang instalasi listrik.
Baca Juga: Bagaimana Masyarakat Memahami Pemilu? Ini Perdebatan Panas dalam Seminar dan FGD PW IKA PMII Jateng
Karena saat ini banyak kasus kebakaran rumah disebabkan instalasi listrik yang dipasang sembarangan atau melakukan bakar-bakar di dalam rumah.
Karena beberapa kasus kebakaran rumah yang terjadi di Demak salah satunya disebabkan dua kasus tersebut diatas.
Baca Juga: Mbak Ita: BRIDA Dorong Inovasi di Kota Semarang Dalam Penelitian dan Pengembangan Potensi Daerah
Meski demikian sudah menjadi tugas dari Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak untuk membantu para korban kebakaran ini agar tetap terjaga kebutuhan hidupnya selama perbaikan kembali rumahnya.
Salah satunya yang mendapatkan perhatian serius adalah kasus kebakaran rumah di daerah Kecamatan Bonang Demak.
Baca Juga: Pemkot Semarang Bersama Bawaslu Sosialisasikan Pengawasan Pemilu 2024
Kepala Dinsos P2PA Demak Drs Eko Pringgolaksito bersama Plt. Sekretaris Dinsos P2PA, dan Plt. Bid Linjamsos, menjelaskan tentang adanya droping bantuan kebakaran rumah di Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak.
Pemberian bantuan ini sendiri melibatkan Bidang Linjamsos dan Tagana Dinsos P2PA Kabupaten Demak.
“Korban kebakaran diketahui bernama Riska Febrianto (34) warga Dukuh Bener,RT 07/ RW 02, Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Rumahnya yang berukuran 7 x 10 m mengalami kebakaran hingga 50% dengan total kerugian sekitar Rp 50 juta,” jelas Eko.
Adapun kejadian berawal pada Sabtu, 23 September lalu sekitar pukul 19.30, saat itu korban yang tengah bepergian mendapat telpon dari adiknya bahwa bagian belakang rumahnya terbakar.
Baca Juga: Panen Cabai dan Sayur, Kelurahan Bulusan Tunjukkan Keberhasilan Urban Farming
Mendapatkan informasi ini korban bergegas kembali ke rumah dan menemukan bahwa api berasal dari bara api yang masih menyala dan belum padam.
“Sebelum pergi korban diketahui memanggang ikan, kemudian di tinggal bepergian. Saat itu dirinya merasa bahwa api sudah dipadamkan,” jelas Eko.
“Alhamdulillah api bisa di padamkan pukul 21.35 Wib dibantu warga sekitar, sehingga tidak menjalar kerumah korban dan warga sekitar,” pungkasnya.
Untuk bantuan dari Dinsos sendiri berupa paket Beras, mie instan, kecap, biskuit, sarden, teh, mukena, slendang, sarung, handuk, slimut. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










