Jalur Sentolo-Wates Sudah Normal: Keberangkatan Kereta Kini Lebih Tepat Waktu

AKURAT.CO, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan normalisasi perjalanan kereta api mulai Kamis (19/10) pagi. Hal ini menyusul selesainya proses evakuasi dan perbaikan pada jalur Stasiun Sentolo - Stasiun Wates yang rampung Rabu malam (18/10) pukul 23:25 WIB.
Sebagai dampak dari insiden tersebut, tiga kereta api mengalami keterlambatan, yakni:
- KA 52 (argo parahyangan) dengan keterlambatan 50 menit dari Stasiun Gambir.
- KA 88 (Fajar Utama Slo) terlambat 50 menit dari Stasiun Pasarsenen.
- KA 222 (Jaka Tingkir) diperkirakan terlambat 100 menit dari Stasiun Pasarsenen.
Raden Agus Dwinanto Budiadji, EVP of Corporate Secretary KAI, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak.
Baca Juga: Festival Wayang Orang Nasional 2023 di Semarang Hadirkan Delapan Kelompok Seni Tradisional
“Pelanggan yang mengalami keterlambatan akan mendapatkan kompensasi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019," ungkapnya.
Dalam peraturan tersebut, penumpang yang mengalami keterlambatan lebih dari satu jam berhak membatalkan tiket dengan pengembalian biaya penuh. Jika memilih tidak membatalkan:
- Keterlambatan lebih dari 1 jam: minuman ringan.
- Keterlambatan lebih dari 3 jam: minuman dan makanan ringan.
Agus juga menambahkan, penyebab insiden anjloknya KA 17 Argo Semeru sedang diselidiki bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan. Mengenai potensi kerugian, pihak KAI sedang dalam proses perhitungan.
Baca Juga: Program Pemberdayaan Biogas dari Kotoran Sapi oleh Baznas Semarang dan Polines
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. KAI berkomitmen meningkatkan keselamatan dan pelayanan optimal di masa mendatang,” tegas Agus.
Dengan upaya peningkatan ini, KAI berharap dapat memastikan perjalanan kereta api di Indonesia semakin aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat








