Berprestasi Sebagai Kepala Daerah di Usia Muda, Gibran Didorong Maju Cawapres

AKURAT.CO, Komunitas Trabas Kopi Semarang dan GenerasiZnusantara terus menyuarakam agar Gibran Rakabuming Raka berani untuk menerima tampuk kepemimpinan Republik Indonesia dengan menjadi calon wakil presiden di Pemilu 2024.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh 120 anggota Trabas Kopi Semarang dan 100 anggota GenerasiZnusantara saat melaksanakan istighosah dan doa bersama pada Minggu malam (15/10/2023) di Warung Makan Cobek Bakar Banjardowo Genuk Kota Semarang.
Nurrokhman, selaku koordinator mengatakan, aspirasi para Gen Z Semarang perlu didengar karena mereka perlu inspirasi dan keteladanan kepemimpinan dari sesama Gen Z atau setidaknya milenial.
Baca Juga: Warga Demak Manfaatkan Sisa Fillet Nila, jadi Ikan Asap Bernilai Ekonomis
Baginya, Walikota Solo saat ini jadi sosok yang pas untuk memberikan teladan itu.
"Mas Gibran itu mampu memberikan inspirasi untuk kita. Di usia yang sangat muda dia mampu memimpin wilayahnya menjadi lebih maju," ujar pria yang akrab disapa Rokhman itu.
Gibran sendiri baru-baru ini mencatatkan dirinya sebagai kepala daerah berusia muda yang penuh prestasi.
Baca Juga: Kota Semarang Siap Gelar Festival Wayang Orang Indonesia 2023
Contoh saja raihan piala Adipura di bidang lingkungan hidup, Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) di bidang kesehatan, dan Penghargaan Digital Government Award Kategori Pencapaian Indeks SPBE di bidang reformasi birokrasi.
"Kepemimpinan yang penuh prestasi tersebut kami kira layak jika diimplementasikan di level yang lebih tinggi," tutur Rokhman.
Aspirasi-aspiras untuk mendukung majunga Gibran di belantikan kepemimpinan pusat juga sudah disuarakan berbagai kalangan di banyak daerah.
Baca Juga: Pemprov Jateng Alokasikan Rp350 Juta demi Stabilisasi Harga Beras dan Telur
Rata-rata mereka menginginkan sosok pemimpin baru untuk tujuan bangsa yang lebih jelas. Apalagi, menurut Rokhman, Indonesia memiliki bonus demografi yang 75 persen penduduk Indonesia adalah Gen Z dan milenial yang produktif.
"Bonus demografi ini harua dijaga, salah satunya dengan keteladanan pemimpin usia muda yang progresif dan berkarakter," tutup Rokhman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








