Petani Temukan Hama Ulat Grayak dan Ulat Tanah yang Serang Tanaman Tembakau

AKURAT.CO, Hama apapun bentuknya merupakan musuh besar para petani, berbagai macam cara dilakukan petani agar tanaman mereka bisa terhindar dari hama.
Sebab sekali terkena hama, maka tanaman yang mereka rawat sejak bibit akan mengalami kerusakan bahkan bisa sampai gagal panen. Jika sudah demikian maka kerugian yang dialami petani akan mencapai jutaan rupiah.
Menghindari masalah ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak memberikan pelatihan PHT atau Pengendalian Hama Terpadu. PHT ini sendiri merupakan sebuah konsep pengendalian dengan memadukan beberapa taktik pengendalian, yang mempertimbangkan bukan hanya pada aspek ekonomi tetapi juga aspek ekologi dan sosial.
Untuk Pelatihan PHT kali ini berfokus pada tanaman tembakau di pertemuan kedua, yang diperuntukkan bagi Kelompok Tani Gemah Ripah Desa Pamongan Kecamatan Guntur. Dalam PHT kali ini mereka menemukan daun tembakau yang terserang hama ulat grayak (Spodoptera litura) dan ulat tanah (Prodenia litura).
Penemuan ini merupakan salah satu hasil pengamatan dari peserta pelatihan pada tanaman tembakau umur 30 HST. POPT pemandu pelatihan, Budi Santosa, S.P., mengajak para petani peserta pelatihan untuk menerapkan prinsip-prinsip PHT pada tanaman tembakau, termasuk pada sebagian tanaman yang terlihat telah terdampak serangan hama atau penyakit.
Salah satu solusi yang direkomendasikan oleh POPT dalam mengatasi hama ulat grayak dan ulat tanah tersebut adalah dengan menggunakan metode manual, yakni pengamatan rutin di pagi hari sebelum jam 07.00 untuk mengendalikan ulat-ulat yang nampak pada pertanaman tembakau.
Selain itu, dapat digunakan pestisida nabati yang ramah lingkungan, yang ramuannya berasal dari bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di sekitar kita. Penggunaan bahan organik ini juga bertujuan untuk mengurangi pemakaian pestisida kimia.
Pelatihan ini merupakan rangkaian pelatihan PHT tanaman tembakau yang didanai oleh DBHCHT TA. 2023, diselenggarakan oleh Bidang Perkebunan Dinpertan Pangan bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian Kecamatan dan dipandu oleh POPT Distanbun Provinsi Jawa Tengah. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis







