Ratusan Petani di Kabupaten Demak Mendapatkan Pembinaan Agar Tetap Memajukan Pertanian

AKURAT.CO DEMAK – Petani milenial merupakan penentu kemajuan pertanian masa depan.
Para petani generasi Indonesia Emas 2045 ini berperan penting mewujudkan pangan berkelanjutan melalui kompetensi yang sejalan dengan revolusi industri.
Demikian dijabarkan Bupati Demak Eisti’anah saat membuka pembinaan terhadap ratusan petani di aula Dinas Pertanian beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Trending, Nasabah Pinjol Adakami Bunuh Diri Karena Teror dari DC Aplikasi
Bupati berpesan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, melalui para petugas penyuluh lapangan untuk meningkatkan peran aktifnya dalam memotivasi dan dukungannya kepada petani untuk memanfaatkan teknologi dalam upaya meningkatkan dan memanjukan pertanian di Kabupaten Demak.
Sebelumnya Bupati didampingi Wakil Bupati Demak KH. Ali Makhsun,M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Demak Agus Herawan, S.IP,MM, BMKG Provinsi Jawa Tengah Edy Susanto,SP dan Kejaksaan Negeri Kab. Demak Hartuti Novyana,SH, MH melaksanakan pembinaan kelompok tani di Kabupaten Demak yang bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak.
Baca Juga: Kesan Wisudawan XXXII Setia WS, Sekolah Kecil Tapi Potensi Luar Biasa
Kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari petani muda milenial, koordinator penyuluh dan perwakilan penyuluh dari 14 kecamatan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Agus Herawan,S.IP,MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pembinaan ini bertujuan memberikan motivasi kepada petani terutama generasi muda / petani milenial.
“Ini agar mereka petani milenial untuk tetap memajukan pertanian dengan menerapkan teknologi dan budidaya pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim,” ujarnya, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Disdamkar Tak Tentukan Batas Waktu Proses Pendinginan Kebakaran TPA Jatibarang
Dalam kesempatan itu perwakilan BMKG Provinsi Jawa Tengah Edy Susanto,SP menambahkan agar petani juga bisa mengantisipasi fenomena elnino dan dampaknya bagi sektor pertanian.
Karena untuk puncak El-Nino sendiri diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus-September.
Baca Juga: Demak Menjadi Salah Satu Rencana Aksi Major Project Korporasi Petani Tanaman Pangan
Dimana kondisi tersebut dapat berpotensi menyebabkan cuaca yang panas dan meningkatkan risiko kekeringan di wilayah-wilayah Kabupaten Demak. (ADV/DEMAK)***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










