Satu Nelayan Diduga Tenggelam di Muara Logending Kebumen, Proses Pencarian Masih Berlangsung

AKURAT.CO CILACAP - Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap masih melakukan operasi pencarian, terhadap satu nelayan yang dikabarkan hilang.
Sebelumnya, diinformasikan dua nelayan terjatuh dari atas kapal akibat di terjang ombak besar saat memasuki muara Logending Kebumen Jawa Tengah, pada Sabtu 16 September 2023 pukul 13.05 WIB.
Dari dua orang tersebut, satu orang berhasil menyelamatkan diri, namun seorang lagi masih belum ditemukan hingga Minggu 17 September 2023, proses pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga tenggelam tersebut masih berlangsung.
Baca Juga: Dorong Produktivitas Ekonomi Pesantren, XL Axiata Ajarkan Santri di Brebes Manfaatkan Solusi IoT
Diberitahukan bahwa pada Sabtu (16/9/2023) sekitar pukul 13.05 Wib, perahu nelayan Trista kembali dari melaut mencari ubur-ubur.
"Namun dikarenakan muatan berlebih, saat memasuki muara Logending perahu terhantam ombak mengakibatkan 2 orang nelayan terjatuh, namun 1 korban berhasil menyelamatkan diri dan 1 korban lainnya masih dalam pencarian," papar Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap selaku SAR Mission Coordinator.
Dari informasi tersebut personil Pos AL Logending akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Cilacap untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Baca Juga: Bandara Ngloram Blora Sambut Peserta Etape Terakhir Trilogy Bank Jateng Tour de Borobudur 2023
"Korban yang masih dalam pencarian bernama Agus Riyanto, 42 tahun berjenis kelamin laki-laki warga asal Dusun Mertangga RT.04 RW.01 Jetis Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah," lanjutnya.
Adah menambahkan pihaknya sudah memberangkatkan kembali satu tim rescue ke lokasi kejadian, untuk melaksanakan pencarian terhadap korban yang tenggelam di Muara Logending Kebumen.
Adapun alut yang digunakan diantaranya 1 Unit Rescue Carrier, 1 Unit Motor Trail, 1 Unit Rubber Boat, 1 Set Underwater Searching Device, 1 Set Aqua Eye, 2 Set Alat Selam, 4 Set Alkom.
"Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat," pungkasnya.
Pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat yang pergi melaut seperti pemancing, termasuk para nelayan, untuk tetap berhati-hati dan wasapada, terhadap kondisi cuaca yang bisa menyebabkan gelombang tinggi dan berbahaya terhadap keselamatan mereka. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









