Dugaan Pemukulan Relawan PDIP, Joko Santoso Akan Melapor Dengan aduan Pencemaran Nama Baik dan Laporan Palsu

AKURAT.CO SEMARANG – Ketua DPC Parta Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso akan melaporkan balik para pelapor yang melaporkan dugaan pemukulan terhadap Suparjianto, relawan yang memasang alat peraga kampanye di lingkungan rumahnya.
Joko Santoso akan melakukan laporan dengan aduan pencemaran nama baik dan laporan palsu.
Joko menegaskan bahwa tuduhan pemukulan yang diduga dilakukan olehnya adalah fitnah.
Baca Juga: Andy Budiman; Kalau Mau Korupsi di Indonesia Turun, Perjuangkan RUU Perampasan Aset
“Saya akan melaporkan ke kepolisian dengan aduan pencemaran nama baik, karena Itu fitnah dan saya juga mengklarifikasi bahwa tidak ada pemukulan terhadap mas Parjianto, sedikitpun saya tidak menyentuh badannya,” ujar Joko saat dikonfirmasi pada Sabtu (9/9/2023).
Saat ditanya mengapa Suparjianto sampai masuk rumah sakit, joko menjawab tidak tahu.
Joko kembali menegaskan bahwa keberadaan Suparjianto di rumah sakit bukan karena pemukulan yang dilakukan olehnya.
“Soal sekarang mas parjianto di rumah sakit saya tidak tahu karena apa. Yang pasti saya tidak memukul dia,” tegasnya.
Joko menjabarkan terkait video dan foto Suparjianto yang beredar di media sosial bahwa yang bengkak adalah pipi sebelah kiri.
Artinya, pemukul pasti menggunakan tangan kiri atau kidal. Sementara Joko bukanlah orang kidal, dia lebih banyak menggunakan tangan kanan dalam beraktifitas.
“Di video dan foto memang kelihatan wajah mas Parjianto bengkak, tapi itu bukan saya. Kalau saya yang memukul itu di bagian tulang pipi itu, pasti tangan saya juga ikut bengkak karena keras. Apalagi di foto kan itu bengkaknya di sebelah kiri, padahal saya bukan orang kidal, lah cara saya memukul bagaimana orang saya bukan kidal,” kata Joko berusaha merekontruksi fakta yang terjadi.
Baca Juga: Magic 5 Gadis Titisan Jawara Tayang Jam Berapa di Indosiar Hari Ini Sabtu 9 September 2023
Terkait laporan DPC PDIP Kota Semarang yang mengadukan pemukulan tersebut, Joko menjawab itu sah-sah saja untuk membuktikan fakta sebenarnya.
Namun Joko juga akan melaporkan balik dengan aduan pencemaran nama baik dan laporan palsu.
“Saya juga dengar saya sudah dilaporkan, ya silahkan itu sah-sah saja. Tapi saya juga akan melaporkan balik karena tuduhan pemukulan itu tidak benar,” ujarnya.
“Saya akan melaporkan terkait pencemaran nama baik dan laporan palsu,” tegas Joko.
Joko sendiri telah berkomunikasi dengan Ketua dan sekretaris DPC PDIP Kota Semarang yakni Hendrar Prihadi dan Kadar Lusman.
Joko menjelaskan bahwa Kadar Lusman merespon upayanya untuk berkomunikasi dan meminta menjelaskan apa adanya saja.
“Terkait komunikasi dengan DPC PDIP Perjuangan saya sudah berkomunikasi dengan Ketua DPC Mas Hendi (Hendrar Prihadi) dan Sekretaris mas Pilus (Kadar Lusman). Respon mas Pilus selaku sekretaris ya disampaikan aja apa adanya kalau memang tidak memukul,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










