Jateng

Pemkot Semarang Lakukan Perawatan Ekstra Taman-taman yang Mengering Akibat Kemarau

Theo Adi Pratama | 7 September 2023, 18:33 WIB
Pemkot Semarang Lakukan Perawatan Ekstra Taman-taman yang Mengering Akibat Kemarau

AKURAT.CO SEMARANG - Di tengah musim panas yang diindikasikan sebagai el-nino, Pemerintah Kota Semarang mulai fokus merawat taman, baik taman aktif maupun pasif.

Dari pantauan yang dilakukan Dinas Pekerjaam Umum (DPU) Kota Semarang, banyak tanaman yang mengering akibat panas terik tanpa hujan.

Suwarto selaki Plt Kepala DPU mengatakan memang perawatan taman tersebut sebagian menjadi tanggungjawabnya.

Baca Juga: Beri Pendampingan UKM Pengolah Keripik Ikan Khas Rawa Pening, Tim PKM Undip Beri Hibah Teknologi

"Ada beberapa taman yang menjadi tanggung jawab PU dan ada yang taman tanggung jawab Disperkim, kalau yang taman median jadi kewenangan dari PU, contohnya di Pandanaran yang tengah, kemudian di pot pot kecil," ujar Suwarto saat diwawancara pada Kamis (7/9/2023).

Sebelumnya, Walikota Semarang melakukam sidak kebeberapa taman yang mengalami kekeringan.

Salah satunya di taman PRPP. Di sana tanaman mengering, bahkan saluran air hampir tidak terdapat air.

Baca Juga: Membawa Batik Kudus Kembali ke Kota Kretek Melalui Koleksi Sandyakala Smara Karya Denny Wirawan

Namun bagian yang terlindungi panas masih tetap hijau.

"Untuk sidak ibu (Walikota) yang kemaren sidak ke PRPP, ada beberapapa, yang terutama disebelah utara, pagi hingga siang kepanasan. Disisi selatan tertutup flyover, jadi lebih hijau, lebih bagus," ujar Suwarto.

Oleh sebab itu, DPU Kota Semarang meningkatkan intensitas penyiraman tanaman agar tetap hijau pada pagi dan sore hari.

"Walaupun kondisi kering, kita melakukan penyiraman maksimal, karena memang kemarau cukup panjang, tanahnya juga, disiram berapapun," tandasnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo : Mau Cegah Gizi Buruk, Harus Benahi Kemiskinan Ekstrem

Suwarto mengatakan pihaknya akan melakukan kajian berdasarkan arahan Walikota dan kota juga melakukan kajian guna melakukan perawatan tanaman. Kajian tersebut akan dituangkan dalam anggaran perubahan.

"Mudah mudahan dalam beberapa minggu menjado bersih dan hijau kembali," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.