Persoalan Kesehatan dan Sosial Masih Dihadapi Masyarakat, Dwihartanto Siap Lakukan Upaya Ini di Jateng

AKURAT.CO SEMARANG - Persoalan kesehatan dan sosial masih menjadi kendala yang dihadapi masyarakat, termasuk di Jateng.
Hal tersebut disampaikan bakal calon legislatif (Bacaleg) tingkat DPR RI dari Partai Golkar, Jacobus Dwihartanto.
Menurut bacaleg yang akrap disapa Om Jack tersebut, pihaknya pun berupaya mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan tersebut.
Baca Juga: Jalan Hingga Ratusan Meter, Ganjar Salami Puluhan Ribu Warga, Sampaikan Pesan Mendalam Ini
Dari persoalan kesehatan, pihaknya juga sudah menyediakan fasilitas kesehatan (faskes) yakni Yellow Clinic.
Faskes tersebut diharapkan turut berperan dalam mengatasi persoalan kesehatan di lingkup masyarakat.
Sementara dari segi sosial, pihaknya juga berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mengatasi persoalan tersebut.
Baca Juga: Kader Perempuan Golkar Konsolidasikan Kekuatan
Salah satunya, mengenai persoalan kekeringan yang berimbas pada keterbatasan air bersih di lingkungan masyarakat.
"Kita siapkan 3 juta liter air bersih, untuk tiga bulan kedepan, yang dialokasikan satu juta liter per bulan. Bantuan ini didistribusikan di 19 provinsi Indonesia, termasuk di Jateng," paparnya, disela pembekalan para caleg yang diselenggarakan oleh DPD Partai Golkar Jateng di Hotel Patra SemarangSelasa 5 September 2023.
Bacaleg yang juga Wakil Bendahara Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat ini menilai, dampak fenomena el nino mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan.
Baca Juga: Erry Sadewo Ingatkan Caleg Golkar: Jadi Blandong, Jangan Jadi Gerandong
"Karena itu beberapa hari lalu kami sudah mengirimkan bantuan air bersih,termasuk di wilayah Kota Semarang di wilayah Meteseh, Tembalang," tambahnya.
Diterangkan, untuk di wilayah Jateng, pihaknya bahkan sudah mempunyai gudang tangki sendiri, sehingga bantuan bisa segera disalurkan jika terjadi kebutuhan mendesak terkait air bersih.
Sementara, terkait kegiatan pembekalan para caleg yang diselenggarakan oleh DPD Partai Golkar Jateng, Dwihartanto mengaku siap memenangkan partai dalam Pileg dan Pilpres mendatang.
Baca Juga: Ini Tanggapan Ganjar Soal Deklarasi Golkar dan PAN ke Prabowo
"Pada forum ini kami bertemu sesama caleg, mulai dari kabupaten/kota, provinsi hingga DPR RI. Kami semua yakin mampu merebut kursi," kata Bacaleg dari daerah pemilihan (Dapil) 1 Jateng itu.
Untuk diketahui, wilayah Dapil 1 Jateng meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga.
Ia memastikan sudah memetakan terkait persoalan yang ada di masing-masing wilayah. Demikian pula dengan solusi atau penanganan yang diperlukan.
"Para bacaleg sudah mendapat instruksi agar mulai turun ke lapangan. Khusus di Jateng, setidaknya ada penambahan kursi di masing-masing dapil," sebutnya.
Pihaknya pun siap mendukung tugas partai dalam memenangkan calon presiden yang diusung pada Pemilu 2024 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








