Jateng

Pertamina Patra Niaga JBT Tanam Mangrove dan Cemara Laut di Pantai Semarang, Ini Tujuannya

Theo Adi Pratama | 16 Agustus 2023, 19:59 WIB
Pertamina Patra Niaga JBT Tanam Mangrove dan Cemara Laut di Pantai Semarang, Ini Tujuannya

AKURAT.CO SEMARANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), melakukan kegiatan penanaman 7.800 mangrove dan 780 cemara laut, di Pantai Mangunharjo, Tugu, Kota Semarang, Rabu 16 Agustus 2023.

Penanaman mangrove dan cemara laut yang digelar Pertamina JBT ini, dalam upaya menekan angka emisi karbon dan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia. 

Kegiatan penghijauan mangrove dan cemara laut tersebut diinisiasi oleh organisasi pekerja yang berada di bawah naungan PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Agent of Change (AOC) Sekawan.

Baca Juga: Bawang Merah dan Cabai Rawit menjadi Komoditas Utama Penahan Kenaikan Inflasi di Jateng

Executive General Manager Regional JBT PT Pertamina Patra Niaga, Aji Anom Purwasakti, mengungkapkan penanaman mangrove dan cemara laut ini, bertujuan utama untuk membantu menurunkan kadar emisi karbon di Semarang.

Program ini juga turut bekerja sama dengan Badan Ekseskutif Mahasiswa (BEM) Unniversitas Diponogoro (Undip), yang diharapkan dapat membangkitkan organisasi lain dalam ikut melakukan konservasi lingkungan.

“Sebagai upaya untuk reduksi emisi karbon dan pencegahan rob, Pertamina Patra Niaga JBT melakukan penanaman mangrove sebanyak 7.800 bibit dan 780 bibit cemara laut,” ujar Anom.

Baca Juga: Akselerasi Program JKN bagi Mahasiswa, BPJS Kesehatan - Polimarin Semarang Jalin Kerjasama

Hal ini, lanjutnya, menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar terutama warga pesisir utara semarang dan juga sebagai pemberdayaan masyarakat,

Anom menambahkan bahwa penanaman mangrove dan cemara laut tersebut, dilakukan dengan Kelompok Tani Mangrove Lestari.

"Kerja sama dengan Kelompok Tani Mangrove, sudah dilakukan sebanyak dua kali, di mana pada tahun 2022 juga dilakukan penanaman bibit mangrove," lanjutnya.

Baca Juga: Tips Aman dan Nyaman ketika Naik Kereta Api, Lakukan Langkah Mudah Ini

Selain itu, Kelompok Tani Mangrove Lestari selama beberapa dekade sudah berhasil menyelamatkan tiga wilayah yaitu Kelurahan Mangun Harjo, Kelurahan Mangkang Kulon, dan Kelurahan Mangkang Wetan dari bencana rob dan abrasi pantai.

Ketua AoC Sekawan, Muhammad Thoha menuturkan, program kolaboratif dengan BEM Universitas Diponegoro yaitu penanaman mangrove dan bibit cemara dilakukan juga dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

“Emisi yang bisa Pertamina Patra Niaga JBT tekan melalui kegiatan penanaman ini adalah sebesar 5.760,3 gram CO2 (karbon dioksida) untuk 7.800 bibit mangrove dan kurang lebih 3.500 gram CO2 untuk bibit cemara laut,” kata Thoha.

Baca Juga: Cek Lokasi Kebakaran Kapal di Tegal, Ganjar Pranowo Temukan Fakta Ini hingga Langsung Hubungi Kepala BNPB

Tujuan dilakukan kegiatan penanaman ini adalah menyelamatkan masyarakat pesisir pantai utara semarang dari bencana abrasi pantai dan banjir rob.

Dengan program ini juga diharapkan, akan terbentuk ekosistem baru bandara yang ramah lingkungan (eco airport).

Dengan menyediakan kawasan ramah lingkungan untuk hewan liar (ecowildlife) di luar kawasan bandara, sehingga terjamin keselamatan penerbangan dari bahaya burung.

Baca Juga: Cek Lokasi Kebakaran Kapal di Tegal, Ganjar Pranowo Temukan Fakta Ini hingga Langsung Hubungi Kepala BNPB

"Kawasan mangrove dan cemara laut yang di tanam ini, nantinya juga akan menjadi reservoir karbon dioksida (CO2), sehingga menjadi salah satu solusi dalam mengatasi perubahan iklim global/menurunkan pemasanasan global," terangnya.

Hadir dalam kegiatan yang sama, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) JBT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan bahwa program penanaman mangrove dan cemara laut ini, sebagai salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) di lingkungan Pertamina Patra Niaga Regional JBT.

“Program penanaman mangrove ini sebagai program TJSL yang bergerak di bidang pilar lingkungan hidup untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin menjaga ekosistem darat dan juga untuk mereduksi emisi gas karbon,” tutup Brasto.

Baca Juga: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah, BI Jateng Kembali Gelar CJIBF 2023

Turut serta dalam kegiatan penghijauan tersebut Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) Mangunharjo, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro, relawan mahasiswa Universitas Diponegoro, Pengurus AOC Sekawan, serta relawan dari Pertamina Regional JBT.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.